Kuartal III-2014, Likuiditas Bank Semakin Ketat

Pertumbuhan kredit meningkat pertumbuhan DPK menurun tapi cost of fund meningkat
Image title
Oleh
18 Juli 2014, 13:41
Rupiah_Katadata_Arief5.jpg
KATADATA
KATADATA | Arief Kamaludin

KATADATA ? Likuiditas perbankan nasional pada kuartal III tahun ini diperkirakan semakin ketat. Hasil Survei Perbankan triwulan II 2014 oleh Bank Indonesia (BI), memperkirakan adanya peningkatan pertumbuhan kredit baru dan perlambatan pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK).

Peningkatan pertumbuhan kredit, tercermin dari permintaan kredit baru yang meningkat dari 87,9 persen pada kuartal II-2014 menjadi 90 persen pada kuartal III-2014. Sementara optimisme pertumbuhan DPK justru turun dari 98 persen pada kuartal II-2014 menjadi 90,9 persen pada kuartal III-2014.

Padahal biaya yang dikeluarkan oleh bank atas dana yang ditempatkan (cost of fund) naik 14 basis poin, dan biaya dana yang ditempatkan oleh perbankan untuk memperoleh pendapatan (cost of loanable fund) naik 17 basis poin.

"Hal tersebut mengindikasikan kondisi likuiditas perbankan pada kuartal mendatang semakin ketat dibandingkan kuartal sebelumnya," tulis BI dalam laporan hasil survei perbankan kuartal II-2014, Selasa (15/7).

Advertisement

Hasil survei ini juga menyebut pertumbuhan kredit dan dana pihak ketiga akan melambat sepanjang tahun ini. Rata-rata kredit tahun ini tumbuh hanya tumbuh18,2 persen, lebih rendah dibandingkan realisasi tahun 2013 yang mencapai 21,8 persen.

Meski demikian perlambatan tahun ini masih di atas target Bank Indonesia di kisaran 15-17 persen. Berdasarkan data Bank Indonesia, pertumbuhan outstanding kredit pada bulan Mei 2014 sebesar 17,9 persen, melambat dibandingkan bulan maret sebesar 19,6 persen.

Optimisme pertumbuhan penghimpunan DPK tahun ini juga diperkirakan hanya 86,7 persen. Lebih rendah dibandingkan tahun lalu yang mencapai 99,5 persen. Menurunnya optimisme penghimpunan DPK ini, didorong oleh melemahnya optimisme kelompok bank besar dan menengah. Sedangkan optimisme bank kecil masih tinggi.

Berdasarkan data bank Indonesia, total DPK pada bulan Mei 2014 tumbuh 12,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pertumbuhan ini lebih rendah dibandingkan pertumbuhan DPK Desember 2013 yang mencapai 13,6 persen.

Meski pertumbuhan kredit dan DPK melambat, lain halnya dengan suku bunga dana dan kredit tahun ini, diperkirakan akan mengalami pertumbuhan dana yang cukup tinggi. Responden memperkirakan cost of fund dan cost of loanable fund rata-rata mengalami kenaikan sebesar 114 basis poin dan 93 basis poin. Sementara suku bunga kredit modal kerja naik 48 basis poin, kredit investasi 128 basis poin dan kredit konsumsi 120 basis poin.

Reporter: Safrezi Fitra
Editor: Arsip
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait