Penurunan Saham Unilever Hanya Sementara

Harga saham PT Unilever Indonesia Tbk dalam dua hari perdagangan tercatat melemah akibat kinerja perseroan pada kuartal I2014 yang turun Namun turunnya harga saham emiten berkode UNVR itu dinilai tidak menggambarkan fundamental perseroan
Image title
Oleh
25 April 2014, 14:34
Unilever.1.jpg
KATADATA/

KATADATA ? Harga saham PT Unilever Indonesia Tbk dalam dua hari perdagangan tercatat melemah akibat kinerja perseroan pada kuartal I-2014 yang turun. Namun turunnya harga saham emiten berkode UNVR itu dinilai tidak menggambarkan fundamental perseroan.  

Herman Koeswanto, analis PT Mandiri Sekuritas, menilai penurunan laba bersih Unilever pada kuartal I-2014 memang turun sekitar 5 persen dari periode yang sama pada tahun lalu. ?Namun, jika dibandingkan kuartal sebelumnya justru menunjukkan peningkatan 7,8 persen,? kata dia dalam risetnya Jumat (25/4).  

Pihak Unilever sebelumnya menyatakan, turunnya laba bersih perseroan pada kuartal I-2014 merupakan dampak depresiasi nilai tukar. Ini menyebabkan terjadinya kenaikan harga bahan baku yang harus dibeli perseroan sebesar 22 persen. (Baca: Penjualan Naik, Tapi Laba Unilever Turun)  

Meski begitu Herman menilai, perseroan akan mampu mengatasi dampak depresiasi kurs rupiah tersebut. Ini berbekal pengalaman perseroan pada 2008. Ketika itu, laba bersih perseroan juga merosot pada tiga kuartal pertama 2008, sebelum akhirnya berhasil mencatatkan kenaikan hingga 88 persen pada kuartal IV-2008.  

Advertisement

?Jadi yang dihadapi Unilever sekarang masih lebih baik dari pengalaman pada kuartal IV-2008, yang menurut pandangan kami didukung strategi produk-produk premiumnya,? kata dia.   Namun Herman melihat, ada beberapa risiko yang akan dihadapi perseroan, yakni seperti perlambatan ekonomi, volatilitas harga bahan mentah, masih berfluktuasinya nilai tukar rupiah, ketidak seimbangan suplai dan permintaan, serta risiko persaingan daengan produk perusahaan lain.  

?Tapi kami masih mempertahankan rekomendasi beli,? kata Herman. Mandiri Sekuritas menargetkan harga saham Unilever akan mencapai Rp 34.500 per saham, atau menyimpan potensi kenaikan harga sebesar 17,8 persen. (Baca: Saham-saham Tangguh yang Layak Dikoleksi)  

Pada sesi perdagangan pagi, Jumat (25/4), saham Unilever ditutup turun 25 poin atau 0,09 persen di posisi Rp 29.275 per saham. Pada hari sebelumnya, saham UNVR itu ditutup turun 2,8 persen ke Rp 29.975 per saham.

 

Reporter: Redaksi
Editor: Arsip
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait