Laju IHSG Tunggu Cawapres Jokowi

Semakin jelasnya peta koalisi partai politik menjelang pemilihan presiden mendorong indeks harga saham gabungan IHSG menembus level 5000 Dalam penutupan perdagangan Jumat 165 IHSG menguat 08 persen ke posisi 50316 poinMente
Image title
Oleh
16 Mei 2014, 00:00
katadata
KATADATA/
KATADATA | Arief Kamaludin

KATADATA ? Semakin jelasnya peta koalisi partai politik menjelang pemilihan presiden mendorong indeks harga saham gabungan (IHSG) menembus level 5.000. Dalam penutupan perdagangan Jumat (16/5), IHSG menguat 0,8 persen ke posisi 5.031,6 poin.

Menteri Keuangan Chatib Basri mengatakan dengan hanya dua pasang calon presiden yang bertarung, membuat proses pemilihan umum (pemilu) berlangsung cepat. Ini dapat mengurangi kekhawatiran investor jika pemilu berlangsung dua putaran karena menimbulkan ketidakpastian politik yang semakin lama.

"Jika terjadi (pemilihan presiden satu putaran) Juni sudah ada presiden. Sehingga proses ketidakpastian politiknya jauh lebih rendah," ujar Chatib di Kementerian Keuangan, Jumat (16/5).

Chatib juga menilai pasar melihat sentimen positif defisit transaksi berjalan pada kuartal I/2014 sebesar 2,06 persen dari produk domestik bruto (PDB), turun dibanding kuartal IV/2013 sebesar 2,12 persen. Angka inflasi juga membaik yaitu 7,32 persen (YoY) pada kuartal I/2014, turun dibanding kuartal IV-2013 sebesar 8,38 persen.

Advertisement

Dari sisi eksternal, data ekonomi Amerika Serikat tidak sebaik diperkirakan. "Sehingga kemudian arus modal kembali ke emerging market," ujarnya.

Senada dengan Chatib, Direktur Danareksa Sekuritas Purbaya Yudhi Sadewa yang menilai pergerakan IHSG yang positif lebih dipengaruhi faktor internal euforia politik. Ketikdapastian politik tidak terlalu panjang jika calon presiden mengerucut dua orang.

Sementara dampak perlambatan ekonomi Amerika tak terlalu signifikan karena pertumbuhan ekonomi Indonesia memang cenderung melambat. "Jadi saya melihat lebih kepada faktor pemilu," kata Purbaya ketika dihubungi Katadata.

Analis Samuel Sekuritas Josep Pangaribuan menambahkan para investor kini menanti calon wakil presiden (cawapres) khususnya untuk calon presiden Joko Widodo. Belajar dari kepemimpinan Jokowi sebagai Gubernur DKI, Wakil Gubernurnya memegang peranan penting dalam pemerintahan. "Oleh karena itu Wapres juga akan memegang peranan yang tinggi apabila berpasangan dengan Jokowi," ujarnya.

Menurutnya wapres Jokowi harus memiliki tipe sama dengan Wagub DKI Jakarta Basuki Purnama yaitu memiliki keberanian, paham ekonomi, responsif. Salah satu yang menjadi pertimbangan pasar yaitu Jusuf Kalla.

Jika Jokowi terpilih menjadi presiden, sektor saham yang akan naik yaitu infrastruktur, semen, farmasi, dan real estate. Selain itu sektor batubara juga diperkirakan membaik seiring rencana Jokowi menaikkan porsi batu bara di Perusahan Listrik Negara (PLN).

IHSG pada hari ini ditutup di level 5031,57 atau menguat 39,93 poin (0,8 persen) dibanding penutupan sebelumnya 4.991,64. Berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia, rupiah juga menguat dari 11.487 pada 14 Mei 2014 menjadi 11.415.

Reporter: Rikawati, Desy Setyowati
Editor: Arsip
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait