Laba Bank Diprediksi Melambat pada Kuartal I

Pertumbuhan laba perbankan Indonesia pada kuartal I2014 diprediksi melambat akibat pelemahan penyaluran kredit dan tekanan margin bunga bersih net interest margin NIM serta peningkatan rasio kredit bermasalah nonperforming loan NPL
Image title
Oleh
11 April 2014, 00:00
3396.jpg
Arief Kamaludin | KATADATA
KATADATA | Arief Kamaludin

KATADATA ? Pertumbuhan laba perbankan Indonesia pada kuartal I-2014 diprediksi melambat akibat pelemahan penyaluran kredit dan tekanan margin bunga bersih (net interest margin/ NIM) serta peningkatan rasio kredit bermasalah (non-performing loan/ NPL).

Berdasarkan riset Morgan Stanley, kinerja perbankan pada kuartal IV-2013 masih menunjukkan hasil yang solid. Namun diprediksi pendapatan bank pada awal tahun ini akan melambat sebagai dampak dari pelemahan kredit, tekanan NIM, dan kenaikan NPL, seperti dikutip dari Bisnis Indonesia, Jumat (11/4).

Secara rata-rata, pertumbuhan laba pada kuartal I-2014 diprediksi hanya 5 persen year on year (yoy) dibandingkan 17 persen yoy pada tahun lalu. Demikian pula dengan pertumbuhan laba yang diprediksi melambat menjadi 12 persen dari 17 persen pada tahun lalu.

Morgan Stanley menyarankan untuk mengoleksi saham-saham yang masih prudent, seperti BCA dan Bank Mandiri. Kedua bank itu dinilai mampu mempertahankan tingkat NIM pada tahun ini. Sementara Bnak Danamon dan BTPN diprediksi mengalami kontraksi NIM.

Advertisement
Reporter: Redaksi
Editor: Arsip
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait