Mega Proyek Gas Donggi-Senoro

Peresmian Mega Proyek Pertamina Terintegrasi disebut sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mempercepat pembangunan infrastruktur energi hulu ke hilir
Image title
Oleh
4 Agustus 2015, 18:39

KATADATA ? Presiden meresmikan Mega Proyek Pertamina Terintegrasi Donggi-Senoro yang berlokasi di Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah pada Minggu (2/7). Proyek ini menyedot total investasi sebesar US$ 5,8 miliar, atau Rp 77 triliun. Peresmian tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam mempercepat pembangunan infrastruktur energi. 

Terdapat empat proyek besar yang terintegrasi dalam Mega Proyek tersebut, yaitu pusat pengolahan gas (Central Processing Plant/CPP) di Senoro-Toili, CPP di Blok Matindok, pabrik amonia milik PT Panca Amara Utama, dan kilang LNG (Liquefied Natural Gas) Donggi-Senoro. 

Donggi-Senoro merupakan kilang gas cair (LNG) keempat yang dibangun Pemerintah setelah Arun, Bontang dan Tangguh (Train I dan II). Khusus untuk kilang, investasi yang ditanamkan mencapai Rp 37,5 triliun, atau hampir separuh dari total investasi mega proyek tersebut. 

Kilang berkapasitas 2,1 juta ton per tahun ini menjadi awal pembangunan kilang dengan skema hilir, dimana produksi gas alam cair dipisah dari kegiatan hulu. Skema ini juga menguntungkan negara sebab memungkinkan pembangunan kilang tanpa diperlukan pergantian biaya (cost recovery) ketika kilang mulai beroperasi. 

Hasil pengolahan kilang ini nantinya akan dialokasikan bagi kebutuhan gas dalam negeri seperti pasokan bagi regasifikasi Arun, pembangkit listrik, kebutuhan industri dan pabrik amoniak. Selain itu, sesuai dengan PJBG (Perjanjian Jual Beli Gas) yang telah ditandatangani pemerintah, gas cair juga akan di ekspor ke Korea (Korea Gas) dan Jepang (Chubu Electric dan Kyusu Electric). 

Reporter: Leafy Anjangi
Editor: Arsip
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.