4 Nama Bersaing Posisi Menperin

Siapa calon menteri perindustrian yang mampu menjawab tantangan Perdagangan Bebas kawasan Asia Tenggara 2015
Image title
Oleh
25 Agustus 2014, 17:19

KATADATA ? Indonesia akan menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) 2015. Pasangan presiden terpilih, Joko Widodo dan Jusuf Kalla berharap produk-produk Indonesia bisa bersaing di pasar internasional. Untuk mencapai mimpi tersebut, Kalla mengatakan posisi Menteri Perindustrian sangat penting dalam mengatur strategi industri nasional. 

Sejauh ini, telah muncul beberapa tokoh nasional sebagai kandidat Menteri Perindustrian. Mereka dianggap mempunyai latar belakang cukup dalam bidang industri. Di antaranya adalah Faisal Basri (Pengamat Ekonomi Politik), Antonius Joenoes Supit (Ketua Harian Asosiasi Pengusaha Indonesia), Tri Yogi Yuwono (Rektor Institut Teknologi Surabaya) dan Poempida Hidayatulloh (Anggota Komisi IX DPR, 2009 ? 2014).

Berkaca dari sosok MS Hidayat yang saat ini menjabat Menteri Perindustrian, penggantinya diharapkan mampu mengkoordinasikan permasalahan industri Tanah Air dengan menteri bidang lain. Contohnya, rencana investasi pembangunan kilang minyak yang belum pernah terwujud dalam sepuluh tahun terakhir.

Tantangan lain adalah pertumbuhan industri di Indonesia masih kalah dibanding Tiongkok dan India. Hanya 25 persen hasil industri nasional yang diekspor. Kalla mengatakan pekerjaan tersebut menjadi tugas Menteri Perindustrian kabinet mendatang.

Reporter: Leafy Anjangi
Editor: Arsip
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.