Tambahan Covid-19 6.091 Orang, Bali Catat Kasus Kematian Tertinggi

Positivity rate harian Covid-19 telah mencapai 11,72%.
Aryo Widhy Wicaksono
12 Agustus 2022, 17:55
Petugas bersiap menyuntikan vaksin COVID-19 ke warga di Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan, Rabu (13/7/2022).
ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/tom.
Petugas bersiap menyuntikan vaksin COVID-19 ke warga di Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan, Rabu (13/7/2022).

Kasus Covid-19 di Indonesia menunjukkan tren peningkatan memasuki akhir pekan. Pemerintah melaporkan adanya tambahan 6.091 kasus baru pada Jumat (12/8), sehingga secara kumulatif sudah 6.273.228 orang dinyatakan positif.

Tambahan kasus Covid-19 baru ini menunjukkan peningkatan 9,2% dari data pada Kamis (11/8), yang mencatatkan adanya 5.532 kasus baru.

Provinsi DKI Jakarta masih memimpin lima provinsi teratas yang menyumbangkan kasus harian tertinggi, dengan 2.858 orang. Jumlah ini meningkat sekitar 22,4% dari hari sebelumnya yang mencatatkan 2.218 kasus.

Jawa Barat berada di posisi kedua dengan 1.194 kasus, turun sekitar 8% dari data kemarin yang tercatat 1.296 kasus. Selanjutnya adalah Banten dengan 638 kasus, turun sekitar 8,3% dari kemarin yang mencatatkan 695 kasus baru.

Advertisement

Kemudian ada Jawa Timur yang kembali berada pada posisi keempat hari ini, mencatatkan tambahan 428 kasus. Jumlah ini menurun sekitar 8,2% dari data kemarin yang memiliki 466 kasus baru.

Selanjutnya di urutan kelima provinsi dengan kasus baru tertinggi adalah Jawa Tengah, yang mencatatkan 238 orang. Jumlah ini bertambah 48% dari data kemarin yang mencatatkan 115 kasus.

Dari keseluruhan kasus baru ini, GISAID mencatat, perkembangan varian Omicron (B.1.1.529) di Indonesia telah mencapai 18.022 kasus per Jumat ini. Secara mingguan, kasus di Indonesia ini tumbuh 4,97 persen.

Pada hari ini, juga terdapat 5.226 pasien yang dinyatakan sembuh. Secara kumulatif terdapat 6.062.463 pasien yang telah dinyatakan sehat kembali.

Secara berurutan, lima provinsi yang mencatatkan kasus sembuh paling banyak adalah DKI jakarta dengan 2.555 pasien, kemudian Jawa Barat yang memiliki 820 pasien sembuh, lalu Banten dengan 728 orang sembuh, Jawa Timur dengan 423 orang, dan Bali dengan 144 pasien sembuh.

Sayangnya, masih terdapat 18 kasus kematian akibat terpapar Covid 19. Kasus kematian tertinggi terjadi di Bali dengan 5 kasus. Kemudian Jawa Tengah dan Kalimantan Selatan yang sama-sama mencatatkan 4 kematian, lalu DKI Jakarta dan Jawa Timur juga memiliki 2 kasus kematian. Terakhir, terdapat seorang di Yogyakarta.

Data ini didapatkan dari 51.960 orang yang diperiksa hingga pendataan pukul 12.00 WIB siang tadi. Penambahan kasus baru ini juga meningkatkan positivity rate orang harian yang kini mencapai 11,72%, sudah berada di atas ambang Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang menetapkan batas aman di bawah 5%.

Sementara untuk kasus aktif, hingga Jumat ini bertambah 847 kasus sehingga totalnya mencapai 53.576 orang yang masih dinyatakan positif Covid-19.

Pada perkembangan program vaksinasi, penerima vaksin dosis pertama bertambah 50.151 sehingga secara kumulatif mencapai 202.891.896 orang. Sedangkan penerima dosis kedua bertambah 40.042, secara total menjadi 170.432.646 orang.

Sementara untuk vaksinasi dosis ketiga atau booster, bertambah 238.067. Secara total jumlahnya kini mencapai 58.218.431 orang. Sementara pemerintah meningkatkan target sasaran vaksinasi, sehingga kini berada di angka 234.666.020 orang.

Berdasarkan hasil survei serologi yang dilakukan Kementerian Kesehatan bersama Tim Pandemi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, terdapat 98,5% penduduk yang memiliki kekebalan terhadap SARS-CoV-2 pada Juli 2022. Angka ini meningkat dari data pada Desember 2021 yang mencapai 87,8%.

"Melengkapi vaksinasi hingga booster harus menjadi prioritas bersama pemerintah dan masyarakat," tulis Kemenkes dan Tim FKM UI dalam studi tersebut seperti ditulis pada Jumat (12/8).

Dari data tersebut, angka vaksinasi booster telah meningkat dari 0,5% pada Desember 2021 menjadi 22,6% di Juli 2022. Sedangkan jumlah mereka yang belum vaksin menurun dari 30,1% pada Desember 2021 menjadi 18,1% di Juli 2022.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait