Pleidoi Ricky Rizal: Minta Keadilan Hakim Demi Istri dan Anak-anaknya

Terdakwa Ricky Rizal mengaku tidak pernah memiliki kehendak, niat, atau rencana, untuk membunuh Brigadir J atau Yosua.
Ade Rosman
24 Januari 2023, 14:35
Terdakwa kasus pembunuhan berencana terhadap Nofriansyah Yousa Hutabarat atau Brigadir J, Ricky Rizal menjalani sidang di Pengadian Negeri Jakarta Selatan, Senin (16/1/2023).
ANTARA FOTO/Fauzan/tom.
Terdakwa kasus pembunuhan berencana terhadap Nofriansyah Yousa Hutabarat atau Brigadir J, Ricky Rizal menjalani sidang di Pengadian Negeri Jakarta Selatan, Senin (16/1/2023).

Terdakwa pembunuhan Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, Ricky Rizal atau Bripka RR, meminta majelis hakim untuk memeriksa dan memutus perkara secara adil.

Ricky menyampaikan hal tersebut dalam nota pembelaan atau pleidoi perkara yang tengah dihadapinya di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Selasa (24/1).

"Saya sangat berharap kepada Yang Mulia Majelis Hakim agar menggunakan kedudukannya sebagai wakil Tuhan di muka bumi ini, untuk memberikan putusan yang seadil-adilnya. Bukan saja untuk saya, melainkan untuk istri dan putri-putri saya, serta keluarga saya," kata Ricky.

Ricky menyatakan, dirinya tidak pernah memiliki kehendak, niat, atau rencana, untuk membunuh Yosua.

Dalam pembelaannya, Ricky menyatakan dirinya tidak terlibat dalam peristiwa tewasnya Yosua, karena tidak mengetahui adanya rencana untuk menghilangkan nyawa mantan anak buah eks Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Polri, Ferdy Sambo. 

Berdasarkan pernyataan tersebut, Ricky berharap hakim dapat membebaskannya dari segala dakwaan yang disampaikan Jaksa Penuntut Umum (JPU).  "Serta memulihkan segala hak saya dalam kemampuan, kedudukan, nama baik, serta harkat dan martabat saya," ungkap Ricky.

Pada perkara ini, JPU menuntut Ricky dengan hukuman delapan tahun penjara. Ricky didakwa ikut berperan dalam skenario pembunuhan Yosua di rumah dinas Sambo di Duren Tiga, Jakarta Selatan, pada 8 Juli 2022 lalu. 

Reporter: Ade Rosman
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait