Harga IPO Semen Baturaja Rp 500-685 per Saham

Penulis:

Editor:

29/5/2013, 10.10 WIB

PT Semen Baturaja berencana melaksanakan penawaran saham perdana Initial Public OfferingIPO sebanyak 234 miliar lembar saham

semen
KATADATA
KATADATA

KATADATA ? PT Semen Baturaja (persero) berencana melaksanakan penawaran saham perdana (Initial Public Offering/IPO) sebanyak 2,34 miliar lembar saham atau 23,76 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Diperkirakan, IPO yang dicatatkan pada 28 Juni, akan dilepas pada kisaran harga Rp 500-685 per lembar saham dengan target perolehan Rp 1,16 triliun sampai Rp 1,6 triliun.

Rencananya dana hasil IPO akan digunakan untuk membangun pabrik baru di Baturaja, Sumatera Selatan dengan kapasitas 1,85 juta ton semen per tahun.  Dengan begitu, kapasitas produksi perseroan akan meningkat menjadi 3,85 juta ton per tahun. Ditargetkan, pembangunan pabrik akan selesai pada 2016.

Dari total dana IPO, sekitar 25 persen akan dipakai untuk pengadaan dan pengembangan lahan, 70 persen untuk pembelian mesin dan peralatan utama, dan 5 persen untuk peralatan elektronik dan otomasi, serta engineering dan desain. Adapun pembangunan pabrik baru akan menggunakan lahan milik perseroan di samping pabrik yang sudah ada.

Berdasarkan laporan keuangan yang diumumkan hari ini, total utang perseroan pada 2012 sebesar Rp 244,45 miliar, sekitar 20,39 persen dari total aset perseroan pada 2012 yang mencapai Rp 1,20 triliun. Sementara laju  pertumbuhan pendapatan tahunan (Compound Annual Growth Rate/ CAGR) selama lima tahun sebesar 11,48 persen.

Saat ini, Semen Baturaja memiliki tiga pabrik dengan kapasitas terpasang produksi semen sebesar 1,25 juta ton semen per tahun, yakni pabrik Palembang, pabrik Baturaja, dan pabrik Panjang. Pangsa pasar terbesar perseroan berada di wilayah Sumatera Selatan dan Lampung dengan pangsa masing-masing 48,20 persen dan 27,56 persen.

Menurut data kementerian Perindustrian, produksi semen Indonesia pada tahun ini diperkirakan mencapai 65,86 juta ton dan terak sebesar 52,63 juta ton, masing-masing naik 8,73 persen dan 10,79 persen dari produksi tahun lalu. Dari total produksi tersebut, kontribusi Semen Baturaja hanya 2,28 persen untuk produksi semen dan  terak.

Konsumsi semen nasional tahun ini juga diperkirakan terus meningkat seiring dengan pertumbuhan ekonomi yang diperkirakan mencapai 6,2 persen hingga 6,5 persen. Ini juga sejalan dengan kinerja Jakarta Property Index yang tumbuh 64,86 persen sejak awal 2013. Diperkirakan kinerja indeks properti terus meningkat pada tahun ini.

Dengan perkiraan harga sebesar Rp 500-685 per saham, diperkirakan tingkat rasio laba terhadap harga saham (PER) Semen Baturaja sebesar 16,9 kali dan diproyeksikan mencapai 13,5 kali pada 2013. Ini masih lebih rendah dibandingkan emiten sejenis seperti PT Holcim Indonesia Tbk (SMCB) sebesar 19,13 kali, PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) 21,56 kali, dan PT Indocement Tunggal Perkasa Tbk (INTP) 18,16 kali.

Namun dilihat berdasarkan tingkat kapitalisasi pasarnya di Bursa Efek Indonesia, dibandingkan ketiga emiten tersebut tingkat kapitalisasi Semen Baturaja senilai Rp 1,2 triliun masih jauh lebih rendah.

Reporter: Aria W. Yudhistira

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan