Daftar Emiten Paling Memenuhi Harapan Pasar

Penulis:

Editor:

24/7/2013, 00.00 WIB

Dari 20 emiten berkapitalisasi saham terbesar di bursa efek Indonesia PT Semen Indonesia Tbk menjadi emiten paling memenuhi harapan pelaku pasarPara analis saham biasanya menyusun estimasi berdasarkan kondisi fundamental perusahaan s

3007.jpg
Arief Kamaludin | KATADATA
KATADATA | Agung Samosir

KATADATA ? Dari 20 emiten berkapitalisasi saham terbesar di bursa efek Indonesia, PT Semen Indonesia Tbk menjadi emiten paling memenuhi harapan pelaku pasar.

Para analis saham biasanya menyusun estimasi berdasarkan kondisi fundamental perusahaan serta faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi kinerja emiten pada tahun tersebut.  Estimasi para analis ini kerap menjadi rujukan bagi para investor untuk menginvestasikan dananya.

Berdasarkan peringkat 20 emiten dengan kapitalisasi pasar terbesar,  PT Semen Indonesia Tbk menjadi emiten paling memenuhi harapan para analis. Selama delapan tahun berturut-turut, realisasi laba per saham atau earning per share (EPS) emiten berkode SMGR ini selalu mencapai atau melebihi target konsensus dari para analis.

Pada 2012 misalnya, realisasi EPS perseroan sebesar Rp 817 atau 3,41 persen lebih tinggi dari perkiraan para analis yang memasang target Rp 790,09. Demikian pula dengan realisasi pendapatannya, dari delapan hanya sekali meleset dari target.

Tahun ini, Semen Indonesia diproyeksikan mengalami pertumbuhan pendapatan dan laba bersih masing-masing 22,7 persen dan 17,6 persen. Sementara EPS-nya ditargetkan mencapai Rp 969,56 atau naik 19 persen dari realisasi tahun lalu.

Setelah Semen Indonesia, PT Bank Central Asia Tbk juga merupakan emiten dengan kinerja yang  cukup memenuhi harapan pelaku pasar. Salah satu bank terbesar di Indonesia tersebut tercatat hanya sekali gagal memenuhi konsensus EPS dari para analis, yakni pada 2007. Selanjutnya kinerja emiten berkode BBCA tersebut berturut-turut selalu melampaui target konsensus analis.

Tahun lalu, laba per saham yang dicapai BCA adalah 1,87 persen di atas konsensus yang dibuat para analis sebesar Rp 471,19. Pada 2013, konsensus analis memproyeksikan bank yang memiliki keunggulan dari sisi layanan pembayaran ini mampu mencetak EPS sebesar Rp 547,85 atau 14 persen dari realisasi pada tahun lalu Rp 480.

Selain BCA, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk juga menunjukkan kinerja yang sama. Selama delapan tahun hanya sekali gagal memenuhi target pasar, yakni pada 2007. Selanjutnya bank dengan kode BBRI tersebut mampu mencetak laba per saham di atas target konsensus analis. Tahun lalu misalnya, dari estimasi Rp 693,27 per saham, BRI mampu mencapai 11,39 persen lebih tinggi yakni Rp 772,22.

Selain estimasi EPS, realisasi pendapatan bank BUMN tersebut juga selalu melampaui target analis. Pada 2012, pendapatan BRI tercatat sebesar Rp 44,87 triliun atau 2,58 persen dari target analis sebesar Rp 43,74 triliun.

Tahun ini, konsensus analis memproyeksikan BRI dapat mencetak laba per saham sebesar Rp 815,97 atau 5,67 persen lebih tinggi dari realisasi tahun lalu. Demikian pula dengan pendapatannya yang ditarget sebesar Rp 49,66 triliun atau tumbuh 10,68 persen.

Selain ketiga perusahaan ini, terdapat enam perusahaan lain yang kinerja labanya cukup memuaskan, yakni PT Astra Internasional Tbk, PT Bank Mandiri Tbk, PT Lippo Karawaci Tbk, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk, PT United Tractors Tbk, dan PT Surya Citra Media Tbk. Keenam perusahaan tersebut rata-rata mampu merealisasikan 5-6 dari delapan kali proyeksi analis.

Reporter: Aria W. Yudhistira dan Agus Dwi Darmawan

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan