Harga Saham Sektor Agri Mulai Menggeliat

Penulis:

Editor:

20/11/2013, 00.00 WIB

Harga saham emiten sektor agri mulai menunjukkan tren meningkat Tren harga saham tersebut naik seiring dengan mulai naiknya harga minyak sawit mentah crude palm oil CPO di pasar globalSejak pertengahan Agustus lalu indeks saham s

2176.jpg
Arief Kamaludin | KATADATA
KATADATA | Agung Samosir

KATADATA ? Harga saham emiten sektor agri mulai menunjukkan tren meningkat. Tren harga saham tersebut naik seiring dengan mulai naiknya harga minyak sawit mentah (crude palm oil/ CPO) di pasar global.

Sejak pertengahan Agustus lalu, indeks saham sektor agri naik sebesar 30 persen. Dalam perdagangan Rabu (20/11), indeks saham sektor agri berada di posisi 1.926,79. Kenaikan ini jauh lebih tinggi dari kenaikan indeks harga saham gabungan (IHSG) yang dalam periode yang sama hanya naik 4 persen.  

Namun jika dibandingkan dengan harga pada awal tahun, indeks saham sektor agri turun sebesar 9 persen.

Beberapa saham di sektor agri yang mencatatkan kenaikan di antaranya PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) yang dalam periode tersebut mencatat kenaikan 69 persen menjadi Rp 22.500 per saham.  Jika dilihat sejak awal tahun, harga saham Astra meningkat 12 persen.

Kenaikan serupa juga terjadi pada PT BW Plantation Tbk (BWPT) yang harga sahamnya naik sebesar 115 persen menjadi Rp 1.160 per saham sejak pertengahan Agustus 2013. Meskipun harga saham saat ini belum bisa kembali ke posisi pada awal tahun sebesar Rp 1.390 per saham.

Emiten yang juga mencatat kenaikan cukup besar adalah PT Perusahaan Perkebunan London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP). Sejak Agustus harga saham LSIP sudah naik 83 persen, namun dibandingkan harga pada awal tahun turun 25 persen.

Kenaikan harga saham emiten di sektor agri tersebut seiring dengan mulai membaiknya harga komoditas di pasar internasional. Misalnya harga CPO yang pada perdagangan Selasa (19/11) ditutup 2.557 ringgit atau US$ 803,22 per metrik ton. Ini berarti naik sekitar 8 persen dibandingkan harga pada pertengahan Agustus. Tapi bila dibandingkan sejak awal tahun, harga CPO sudah naik 15 persen.

Reporter: Aria W. Yudhistira

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan