Saham Emiten Otomotif Tak Terpengaruh Mobil Murah

Penulis:

Editor:

25/11/2013, 00.00 WIB

Peluncuran program mobil murah dan ramah lingkungan low cost and green car LCGC pada awal September lalu tidak terlalu berpengaruh terhadap kinerja saham emiten otomotif Meski harga saham emiten di sektor tersebut sempat me

Donang Wahyu.jpg
Arief Kamaludin | KATADATA
KATADATA | Donang Wahyu

KATADATA ? Peluncuran program mobil murah dan ramah lingkungan (low cost and green car/ LCGC) pada awal September lalu tidak terlalu berpengaruh terhadap kinerja saham emiten otomotif.   Meski harga saham emiten di sektor tersebut sempat meroket, namun saat ini harganya cenderung datar.

Harga saham PT Astra International Tbk saat meluncurkan dua mobil kembar Toyota Agya dan Daihatsu Ayla pada 9 September lalu berada di posisi Rp 5.850 per saham. Dalam sepekan, harganya meroket hingga 21,4 persen menjadi Rp 7.100 per saham.

Namun pada penutupan perdagangan (25/11) harga saham emiten berkode ASII tersebut cenderung mendatar di posisi Rp 6.550 per saham. Jika dibandingkan posisi awal tahun, saham Astra sudah turun 12,7 persen. (Baca: Performa Astra International Tidak Sesuai Estimasi)

Kondisi yang sama juga dialami PT Indomobil Sukses Internasional Tbk yang sempat mencapai harga tertinggi sejak peluncuran mobil murah pada awal September. Harga saham emiten berkode IMAS tersebut sempat naik 17,4 persen ke harga Rp 5.750 per saham.

Meski begitu, kenaikan harga tersebut tidak berlangsung lama. Harga saham Indomobil terus berfluktuasi dan saat ini berada di posisi Rp 4.925 per saham. Dibandingkan posisi pada awal tahun, harga saham Indomobil sudah turun 7,1 persen.

Sementara harga saham PT Astra Otoparts Tbk juga sempat terkerek hingga 34,8 persen menjadi Rp 4.650 per saham sejak peluncuran mobil LCGC. Namun harganya sekarang berada di posisi Rp 3.800 per saham. Meski begitu, dibandingkan posisi pada awal tahun harga saham emiten berkode AUTO tersebut sudah naik 10,1 persen.  

Kinerja saham tiga emiten otomotif tersebut berbanding terbalik dengan penjualan kendaraan bermotor pada September dan Oktober lalu. Penjualan kendaraan roda empat pada September dan Oktober 2013, masing-masing tumbuh 13,6 persen dan 4,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Begitu pula dengan penjualan sepeda motor yang masing-masing tumbuh 8,9 persen dan 13,9 persen.

Reporter: Aria W. Yudhistira

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan