Pasar Obligasi RI Terhempas Sentimen Negatif

Penulis:

Editor:

4/12/2013, 00.00 WIB

Pasar obligasi Indonesia tertekan karena banyak sentimen negatif sepanjang tahun Menurut data Indonesian Bond Pricing Agency IBPA yang dikutipKontan412 ratarata harga obligasi pemerintah jatuh dan tercatat minus 1363 p

2304.jpg
Arief Kamaludin | KATADATA
KATADATA | Agung Samosir

KATADATA ? Pasar obligasi Indonesia tertekan karena banyak sentimen negatif sepanjang tahun. Menurut data Indonesian Bond Pricing Agency (IBPA) yang dikutip Kontan (4/12), rata-rata harga obligasi pemerintah jatuh dan tercatat minus 13,63 persen sepanjang 2013.

Nilai tersebut jauh di bawah harga pada 2011 dan 2012 yang memberikan keuntungan masing-masing hingga 21,74 persen dan 12,38 persen. Volume transaksi harian rata-rata juga hanya mencapai US$ 683,72 juta dan ditransaksikan sebanyak 431 kali. Sedangkan pada 2012 mencapai US$ 843,82 juta dan ditransaksikan 552 kali.

Presiden Direktur IBPA Ignatios Girendroheru mengatakan beberapa sentimen negatif yang terjadi sejak awal tahun. Misalnya pada kuartal I-2013, Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan pertumbuhan ekonomi sebesar 6,02 persen atau terendah sejak kuartal IV-2010.

Kondisi ini diperparah oleh pengumuman The Fed yang akan mengurangi stimulus di ujung 2013. Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi serta kenaikan BI Rate di pertengahan tahun juga menjadi sentimen negatif bagi pasar obligasi.

Reporter: Redaksi

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan