Asing Dibatasi Kelola Bandara dan Pelabuhan

Penulis:

Editor:

17/12/2013, 00.00 WIB

Pemerintah masih menyusun revisi daftar negatif investasi DNI termasuk porsi asing di bisnis pengelolaan bandara Saat ini asing hanya boleh masuk menjadi pengelola bandara maksimal 49 persen di mana sebelumnya dibuka 100 persenJ

2388.jpg
Arief Kamaludin | KATADATA
KATADATA | Agung Samosir

KATADATA ? Pemerintah masih menyusun revisi daftar negatif investasi (DNI), termasuk porsi asing di bisnis pengelolaan bandara. Saat ini, asing hanya boleh masuk menjadi pengelola bandara maksimal 49 persen, di mana sebelumnya dibuka 100 persen.

Jika ini benar, pemerintah tampaknya berkaca pada pengelolaan bandara di beberapa negara maju, dengan memberikannya pada perusahaan pelat merah.

Adapun untuk operator pelabuhan dan terminal darat, pemerintah membuka 95 persen untuk investor asing. Seperti halnya operator kereta api, nantinya pengelolaan pelabuhan dan terminal darat akan menggunakan skema public private partnership (PPP).

Selain itu distribusi film untuk asing juga ditutup kembali. Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Mahendra Siregar, mengatakan pemerintah menutup kembali bioskop dan distribusi film bagi asing setelah mendapat masukan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, sebagaimana dikutip dari Kontan, Selasa (17/12).

Reporter: Redaksi

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan