LPS Suntik Modal Bank Mutiara Paling Lambat Senin

Penulis:

Editor:

20/12/2013, 00.00 WIB

Lembaga Penjamin Simpanan LPS memastikan akan menyuntik tambahan modal ke Bank Mutiara paling lambat Senin 23 Desember 2013 Tambahan tersebut untuk memenuhi batas minimal rasio kecukupan modal Capital Adequacy Ratio CAR 14 persen yan

2433.jpg
Arief Kamaludin | KATADATA
KATADATA | Agung Samosir

KATADATA ? Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) memastikan akan menyuntik tambahan modal ke Bank Mutiara paling lambat Senin 23 Desember 2013. Tambahan tersebut untuk memenuhi batas minimal rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio/ CAR) 14 persen yang ditentukan Bank Indonesia (BI).

?Per hari ini (Jumat, 20 Desember, Red) LPS sudah menyetujui untuk menambah modal Bank Mutiara. CAR Bank Mutiara dipastikan akan sesuai dengan ketentuan BI,? kata Samsu Adi Nugroho, Sekretaris Lembaga dan Juru Bicara LPS, kepada Katadata, Jumat (20/12).

Samsu menjelaskan, keputusan penambahan modal tersebut diambil dalam rapat yang dilakukan LPS tadi malam. ?Paling lambat injeksi dilakukan Senin. Sekarang kami sedang siapkan proses administrasinya,? kata dia, ?Pastinya jumlah yang akan disuntik sesuai batas aman untuk mencukupi kebutuhan modal Bank Mutiara.?

Seperti diberitakan, BI telah menyurati LPS untuk menambah kecukupan modal di Bank Mutiara sebesar Rp 1,53 triliun. Permintaan tersebut lantaran BI akan menyerahkan fungsi pengawasan bank kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mulai awal 2014.  

Menurut Sekretaris Perusahaan Bank Mutiara Rohan Hafas, tambahan modal tersebut untuk memenuhi Peraturan Bank Indonesia (PBI) No 14/18/PBI/2012 mengenai kewajiban penyediaan modal minimum bank umum. Isinya, seluruh bank yang beroperasi di Indonesia harus memenuhi ketentuan Internal Capital Adequacy Assessment Process (ICAAP).

?Bank Mutiara harus memenuhi seluruh peraturan BI yang berlaku, termasuk ketentuan mengenai ICAAP, yang mengatur CAR hingga 14 persen,? ujar Rohan.

Dengan telah disetujuinya penambahan modal ke Bank Mutiara, Samsu meminta nasabah Bank Mutiara untuk tenang. ?Kami komitmen paling lambat tanggal 23 Desember akan menambah modal ke Bank Mutiara,? ujar dia.

Dia menambahkan, LPS tidak perlu melakukan pembahasan dengan DPR untuk menambah modal baru ke Bank Mutiara, karena ini sudah sejalan dengan UU LPS. Dalam UU tersebut, penambahan modal merupakan kewenangan LPS.

Hal senada sebelumnya diungkapkan Wakil Ketua Komisi Keuangan dan Perbankan DPR Harry Azhar Aziz. Menurutnya, dengan kewenangan yang tertuang dalam UU, LPS sebenarnya tidak perlu meminta persetujuan atau berkonsultasi kepada DPR untuk menginjeksikan modal tambahan kepada Bank Mutiara.

Dia menekankan sepanjang suntikan modal tersebut bisa dipertanggungjawabkan, semestinya LPS tidak perlu khawatir dengan tambahan modal tersebut. Apalagi, jika kebijakan tersebut dilakukan bukan untuk kepentingan pribadi. ?LPS sudah diberi kewenangan Undang-Undang untuk menyuntikan modal, kenapa mereka tidak melakukannya??

Reporter: Aria W. Yudhistira

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan