Utang Luar Negeri Swasta Masih Aman

Penulis:

Editor:

30/12/2013, 00.00 WIB

Posisi utang luar negeri swasta Indonesia dilihat dari berbagai indikator dan rasio masih tergolong aman dibanding negara lain Meski demikian utang luar negeri swasta perlu didisiplinkan dan diatur agar beban cicilannya tidak memberikan

3074.jpg
Arief Kamaludin | KATADATA
KATADATA | Agung Samosir

KATADATA ? Posisi utang luar negeri swasta Indonesia dilihat dari berbagai indikator dan rasio, masih tergolong aman dibanding negara lain. Meski demikian, utang luar negeri swasta perlu didisiplinkan dan diatur agar beban cicilannya tidak memberikan tekanan berlebihan terhadap rupiah. Dalam empat tahun terakhir, utang swasta tumbuh 20 persen dengan outstanding US$ 137 miliar.

Direktur Eksekutif Departemen Statistik BI Hendy Sulistiowati, dikutip dari Investor Daily (30/12), mengatakan posisi utang luar negeri swasta cukup tinggi, termasuk untuk beberapa indikator, seperti rasio pembayaran utang (debt to service ratio/DSR). Ia juga memprediksi total utang luar negeri  swasta tahun depan bakal menurun, seiring melambatnya pertumbuhan ekonomi.

Renurutnya, rasio utang terhadap modal (debt to equity ratio/DER) korporasi perlu dibatasi. Ini lantara ada kecenderungan korporasi swasta memperbesar porsi utang luar negeri guna menghindari pajak (tax evation), mengingat bunga cicilannya bisa menjadi pengurang pajak.

Reporter: Redaksi

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan