Jokowi Minta Diaspora Indonesia Bantu Ekspor dan Investasi

Penulis: Ameidyo Daud

Editor: Yuliawati

3/7/2017, 17.08 WIB

Koneksi jaringan diaspora di Meksiko diharapkan bergerak untuk membuka ekspor batubara Indonesia ke sana.

Joko Widodo
Intan | Biro Pers Sekretariat Kepresidenan
Presiden menghadiri acara pertemuan dengan diaspora dan warga negara Indonesia di Korea Selatan.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Warga Negara Indonesia yang bermukim di luar negeri membantu pemerintah dalam meningkatkan ekspor dan menarik investasi luar negeri ke Indonesia.

Menteri Luar Negeri Retno P. Marsudi mengatakan Jokowi menyampaikan hal itu saat bertemu dengan Indonesian Diaspora Network Global (IDGN) atau jaringan orang Indonesia yang tinggal di luar negeri.

"Terutama ada dua arahan tersebut yang diberikan Presiden, di tengah kondisi ekonomi dunia yang belum stabil benar," kata Retno kepada wartawan, usai pertemuan yang berlangsung di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (3/7).

(Baca: Obama Ajak 'Perang' Hadapi Diskriminasi Kelompok Minoritas)

Retno mencontohkan jaringan diaspora Indonesia di antaranya dapat membantu pemerintah dalam ekspor komoditas batu bara ke negara seperti Meksiko, yang selama ini mengimpor dari Australia. Koneksi jaringan diaspora Indonesia di Meksiko diharapkan bergerak untuk membuka ekspor batubara Indonesia ke sana.

"Akan sangat baik apabila kami bersinergi dengan para diaspora yang tinggal di sana (Meksiko)," kata Retno.

Dalam segi investasi, kata Retno, akan lebih mudah karena Indonesia telah mendapatkan rangking layak investasi (investment grade) dari tiga lembaga pemeringkat internasional. Ranking yang akan mempermudah arus investasi masuk ke Indonesia di masa depan, diharapkan membuka kesempatan bagi diaspora untuk berkontribusi. "Ini soal jejaring kerja sama yang telah dimiliki diaspora," kata Retno.

(Baca: Satu Jam Bertemu Jokowi, Obama Disuguhi Bakso dan Jajanan Pasar)

 Juru Bicara Komite Eksekutif (Exco) Indonesian Diaspora Network Global Monique Patricia mengatakan Jokowi memaparkan dari segi kebutuhan dana untuk pembangunan infrastruktur yang mencapai Rp 5.400 triliun, baru Rp 1.500 triliun yang dapat disediakan saat ini. "Jadi beliau meminta kami sungguh-sungguh membawa itu (investasi) ke Indonesia," kata Monique.

Dalam pertemuan tersebut, para diaspora memberikan penghargaan kepada Jokowi yang dianggap mempromosikan Indonesia di luar negeri. Jokowi diharapkan mendorong semangat diaspora untuk menjadi duta kecil di negara lain. "Agar kami bisa membantu para Duta Besar di sana," kata Monique.

Reporter: Ameidyo Daud

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan