Hendi menggantikan Rizkan Chandra yang meninggal dunia pada tanggal 15 Juli 2017.
Hendi PGN
Arief Kamaludin|KATADATA

PT Semen Indonesia (Persero) Tbk hari ini menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Jakarta. Salah satu keputusan rapat tersebut adalah menyetujui pengangkatan Hendi Prio Santoso sebagai Direktur Utama.  

Hendi menggantikan Rizkan Chandra yang meninggal dunia pada tanggal 15 Juli 2017. Selain itu, rapat tersebut juga mengubah nomenklatur dan jajaran direksi. Direksi Keuangan kini dijabat Fadjar Judisiawan. Sebelumnya Darmawan Junaidi.

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

(Baca: PK Kedua Kandas, Semen Indonesia: Tak Pengaruhi Operasi Pabrik Rembang)

Pergantian juga terjadi di Direktur Enjiniring & Proyek. Di posisi tersebut Tri Abdisatrijo menggantikan Aunur Rosyidi.

Sementara untuk posisi Direktur Produksi dan Strategi Bisnis berubah menjadi Direktur Produksi. Orang yang menempati posisi ini adalah Benny Wendri menggantikan Johan Samudra. 

Ada juga pergantian nomenklatur di Pengembangan Usaha dan Litbang. Jabatan itu berubah menjadi Strategi Bisnis dan Penembangan Usaha. Adapun orang yang menempati posisi ini adalah Doddy Sulasmono Diniawan menggantikan Budi Siswoyo.

Sedangkan untuk dewan komisaris tidak mengalami perubahan struktur. Saat ini hanya ada dua komisaris independen, dari sebelumnya tiga. Namun, untuk pemegang jabatan tidak berubah.

Komisaris Utama masih dijabat Sutiyoso, Komisaris dipegang Hambra, Sony Subrata, Astera Primanto Bhakti, Wahyu Hidayat. Kemudian Komisaris Independen adalah Djamari Chaniago dan Nasaruddin Umar. (Baca: Diterpa Polemik Pabrik, Semen Indonesia Gaet Sutiyoso Jadi Komisaris)

Selain menyetujui perubahan Susunan Pengurus Perseroan, Rapat juga menyetujui perubahan anggaran dasar perseroan terkait dengan penetapan saham seri A Dwiwarna Negara Republik Indonesia dan standarisasi anggaran dasar BUMN Terbuka.  "Keputusan lainnya adalah ratifikasi Peraturan Menteri BUMN yang Wajib Dikukuhkan oleh BUMN Terbuka," dikutip dari keterangan persnya, Jumat (15/9). 

Di sisi lain, kinerja penjualan domestik Perseroan hingga bulan Agustus 2017 tumbuh sebesar 4,1% atau sebesar 16,88 juta ton dibandingkan periode yang sama tahun 2016 sebesar 16,23 juta ton. Sementara itu, total penjualan semen Perseroan, termasuk penjualan Thang Long Cement Vietnam dan ekspor semen tumbuh sebesar 9,0% atau sebesar 19,96 juta ton dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar 18,30 juta ton.

(Baca: Semen Indonesia Siap Jual Surat Utang Buat Bangun Pabrik di Rembang)

Hingga bulan Agustus 2017, volume penjualan ekspor Perseroan mencapai 1,25 juta ton atau naik 249,5% dibandingkan periode yang sama tahun 2016 sebesar 360.417 ton. Tujuan ekspor diantaranya ke negara Malaysia, Filipina, Timor Leste, Bangladesh, Maladewa, Srilanka, Kuwait serta Australia.

Artikel Terkait
"Semua perizinan, rantai pasok, dan infrastruktur penunjang sudah disiapkan," kata Airlangga.
Pengenaan cukai itu dapat menaikkan harga jual minuman berpemanis.
Gudang Garam mengklaim kerja sama dengan SMK membuat sistem rekruitmen lebih efisien.