Jelang Kontrak Habis, Total Jaga Produksi Blok Mahakam

Penulis: Arnold Sirait

18/10/2017, 12.38 WIB

Produksi Blok Mahakam masih terjaga sesuai rencana kerja dan anggaran revisi 2017 yang disepakati dengan SKK Migas.

Total Migas
Arief Kamaludin | Katadata

Kontrak Blok Mahakam memang akan berakhir 31 Desember 2017. Namun, dalam sisa waktu kurang lebih tiga bulan ini, Total E&P Indonesie, selaku operator, tetap menjaga produksi minyak dan gas bumi (migas) di blok tersebut.

Kepala Departemen Media Communication dan Relation Support Total E&P Indonesie Kristanto Hartadi mengatakan hingga saat ini produksi gas Blok Mahakam sebesar 1.309 MMscfd. Sedangkan untuk minyak dan kondensat, produksinya mencapai 51,2 ribu barel per hari (bph). “Produksi masih terjaga sesuai rencana kerja dan anggaran revisi 2017 yang disepakati dengan SKK Migas,” kata dia kepada Katadata, Rabu (18/10).

Menurut Kristanto, perusahaan memang terus berupaya menahan penurunan produksi yang terjadi di Blok Mahakam. Apalagi blok yang berada di Kalimantan Timur itu sudah tergolong tua.

Adapun saat ini, perusahaan energi asal Prancis itu juga menyelesaikan seluruh pengeboran yang direncanakan tahun 2017. Kini Total hanya mengerjakan beberapa kegiatan yang dibiayai PT Pertamina Hulu Mahakam, selaku operator baru ketika kontrak berakhir.

Meski akan dibor tahun ini, produksi dari sumur itu tidak akan dinikmati sekarang. “Sumur-sumur untuk Pertamina Hulu Mahakam tersebut baru akan dihidupkan pada Januari 2018,” ujar Kristanto.

Di sisi lain, Pertamina menyatakan sudah ada tujuh sumur baru yang selesai dibor tahun ini di Blok Mahakam. "Saat ini sedang mengebor sumur kedelapan," kata dia Senior Vice President Upstream Strategic Planning and Operation Evaluation Pertamina Meidawati kepada Katadata, Minggu (8/10).

Targetnya sampai akhir tahun bisa selesai 17 sumur. Jumlah ini meningkat dari target awal yang sudah ditentukan, yakni 14 hingga 15 sumur.

Adapun pengeboran sumur tersebut dilakukan di tiga lapangan utama Blok Mahakam yakni  Lapangan Tunu, Tambora, dan Handil di Blok Mahakam.  Dengan pengeboran ini harapannya produksi tetap terjaga sampai kontrak beralih mulai awal tahun depan.

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan