MAP Pastikan Penuhi Hak Karyawan Lotus dan Debenhams

Penulis: Michael Reily

Editor: Pingit Aria

Jum'at 27/10/2017, 19.32 WIB

Ada opsi pemindahan lokasi kerja setelah Lotus dan Debenhams tutup. Ada juga karyawan yang memilih PHK.

Lotus
Katadata
Antrean pengunjung di Lotus Departement Store di Jakarta yang sedang menggelar obral cuci gudang. Lotus Departement Store akan menutup tiga gerai terakhirnya di Thamrin, Cibubur, dan Bekasi pada akhir bulan ini.

PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAP) berjanji memenuhi hak karyawan Lotus dan Debenhams setelah dua supermarket itu tutup. Sebagian karyawan akan dipindahkan ke gerai lain. Meski, ada juga yang memilih Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

"Karyawan Lotus dan Debenhams sebagian masih dalam proses internal," kata Corporate Communication MAP Fetty Kwartati kepada Katadata, Jumat (27/10).

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Ia menjelaskan, tidak semua pekerja yang ada di gerai Lotus dan Debenhams bekerja untuk MAP. Sebab, ada banyak sales yang secara khusus menjual produk merek tertentu. Mereka umumnya bekerja di bawah brand masing-masing.

"Kalau karyawan dari perusahaan penyuplai itu bukan karyawan MAP, jadi kembali ke perusahaan masing-masing," ujar Fetty.

(Baca: Bakal Tutup Akhir Tahun, Debenhams Beri Diskon Besar)

Di gerai Debenhams, Senayan City misalnya, Katadata menemui seorang Sales Promotion Girl (SPG) bernama Destri Sari. Dia bekerja untuk brand pakaian pria, Nail. "Kalau Debenhams tutup, ya saya dipindahkan ke tempat lain," ujarnya.

Sementara di gerai Lotus Sarinah, Periyanti yang bertugas berjaga di bagian dompet dan tas menjelaskan, MAP memberikan dua pilihan kepada karyawan. Keduanya adalah pemindahan ke lokasi lain atau Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

Periyanti sendiri memilih PHK sebab ia memiliki usaha kecil dan keluarga yang harus diurus. “Kalau PHK ada pesangonnya,” ujarnya tanpa menyebut nilai.

Kini, Periyanti tinggal melanjutkan bekerja hingga hari terakhir obral cuci gudang Lotus, 30 Oktober 2017. "Tanggal 31 Oktober kita harus sudah melakukan retur," tuturnya.

Sementara itu, MAP tak akan memperpanjang kontrak bekas gerai Lotus yang berada di gedung Djakarta Theater, Sarinah. Begitu juga bekas lokasi Debenhams di mal Senayan City. "Gerainya milik mal jadi dikembalikan kepada pihak pemilik," ujar Fetty.

(Baca: Matahari Tutup Gerai, Bos Lippo Sebut Ada Siklus Kritis Bagi Retail)

Reporter: Michael Reily