BP dan AKR Siap Bangun SPBG di Indonesia Tahun Depan

Penulis: Anggita Rezki Amelia

Editor: Arnold Sirait

1/11/2017, 21.01 WIB

"Tahun 2018 kami mulai melihat beberapa stasiun gas hasil kerjasama BP dan AKR," kata Dharmawan Samsu.

BP
Arief Kamaludin|KATADATA

Bisnis hilir minyak dan gas bumi (migas) di Indonesia terus memunculkan pemain baru. Setelah PT Vivo Energy Indonesia membangun Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPB), kini BP bekerja sama dengan PT AKR Corporindo Tbk berencana membangun stasiun pengisian bahan bakar gas (SPBG).

Head of Country BP Indonesia Dharmawan Samsu menargetkan pembangunan SPBG ini bisa terlaksana tahun depan. "Tahun 2018 kami mulai melihat beberapa stasiun gas hasil kerjasama BP dan AKR," kata dia dalam paparannya di EIC Oil and Gas 2017 di Jakarta, Rabu (1/11).

Sayangnya, Dharmawan belum mau merinci berapa jumlah stasiun pengisian bahan bakar gas yang dibangun BP dan AKR tersebut beserta lokasinya. Adapun perusahaan patungan yang dibentuk BP dan AKR bernama PT Aneka Petroindo Raya. Perusahaan ini akan beroperasi di bawah nama BP AKR Fuels Retail. 

Selain SPBG, perusahaan patungan dari dua badan usaha itu akan menjual Avtur. Tahun lalu  AKR dan Air BP, anak usaha BP di bisnis bahan bakar penerbangan, memang telah menandatangani perjanjian pembentukan perusahaan patungan pada November 2016.

Perusahaan patungan itu diberi nama PT Dirgantara Petroindo. Perusahaan ini akan dikhususkan untuk melayani bahan bakar penerbangan di Indonesia. 

Chief Executive Officer (CEO) BP Downstream, Tufan Erginbilgic,pernah  mengatakan strategi ritel BP fokus untuk memberikan kenyamanan konsumen di pasar dunia yang sedang berkembang. “Kami sangat senang dapat bekerja sama dengan AKR untuk membantu memenuhi permintaan bahan bakar Indonesia yang semakin berkembang,” katanya dalam siaran pers yang diterima Katadata, Kamis (6/4).

Sementara itu, Presiden Direktur AKR Haryanto Adikoesemo mengatakan Indonesia menawarkan peluang luar biasa untuk distribusi ritel bensin dan produk BBM. Apalagi, dengan adanya peningkatan permintaan dan deregulasi di sektor ini.

(Baca: BP Gandeng AKR Bangun Bisnis Retail BBM di Indonesia)

Menurut dia, kerja sama ini BP bisa memanfaatkan infrastruktur AKR di Indonesia. “Produk dan pelayanan kelas dunia yang ditawarkan dari joint venture ini akan membawa nilai positif untuk konsumen di Indonesia,” ujar dia.

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan