Menhub Lantik Mantan Direktur INKA sebagai Dirjen Perhubungan Laut

Penulis: Michael Reily

Editor: Pingit Aria

3/11/2017, 18.05 WIB

Sementara posisi Dirjen Perhubungan Darat diisi oleh mantan pejabat polisi.

PENCEGAHAN KORUPSI PROYEK KEMENHUB
ANTARA FOTO/Wahyu Putro A
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memberi keterangan kepada wartawan seusai melakukan pertemuan dengan KPK di gedung KPK, Jakarta, Senin (13/3). Menhub mendatangi KPK untuk berkoordinasi dan meminta pendampingan mengenai sejumlah proyek di Kemenhub se

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi melantik tiga pejabat eselon I di kantornya. Ketiganya adalah Direktur Jenderal (Dirjen) Perhubungan Laut, Dirjen Perhubungan Darat dan Dirjen Perkeretaapian.

“Saya berharap saudara bersungguh sungguh melakukan pekerjaan dengan tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum,” kata Budi Karya saat pelantikan di Gedung Kementerian Perhubungan, Jakarta, Jumat (3/11).

Posisi Dirjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan diisi oleh Agus H Purnomo yang sebelumnya menjabat Direktur Utama PT Industri Kereta Api (INKA).

Posisi Dirjen Perhubungan Laut sempat kosong karena Antonius Tonny Budiono terkena Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi. Ia diduga menerima suap sebanyak Rp 20,07 selama periode 2016-2017.

(Baca juga: Pemerintah Bakal Tetapkan Batas Atas Tarif Angkut Kontainer)

Selain itu, Budi Karya juga melantik Budi Setiyadi sebagai Dirjen Perhubungan Darat. Berpangkat Inspektur Jenderal Polisi, Budi Setiyadi sebelumnya merupakan Tenaga Ahli Pengkaji Bidang Ilmu Pengetahuan dan Teknologi di Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas).

Sementara, Zulfikri hari ini dilantik sebagai Dirjen Perkeretaapian. Zulfikri sebelumnya bertugas sebagai Direktur Prasarana Perkeretaapian.

Menurut Budi Karya, ketiga jabatan dirjen telah dipilih berdasarkan seleksi yang profesional. Ia menilai ketiga posisi yang dipilih sesuai dengan kebutuhan pemerintah, yaitu punya jiwa kepemimpinan.

Meski ada 2 orang yang ditarik dari luar kementerian, Budi Karya menekankan agar kinerja pegawainya tetap solid. “Mereka bisa bekerja sama, Sekretaris Jenderal Perhubungan Laut merupakan seorang kapten dan Sekretaris Jenderal Perhubungan Darat, Pak Hindro juga sangat berpengalaman,” ujarnya.

(Baca juga:  Belanja Modal Proyek LRT Ditambah Rp 1 Triliun)

Setelah konsolidasi, para pejabat baru diharapkan dapat meneruskan rencana pemerintah terhadap perhubungan Indonesia. Budi Karya menyebut Presiden Joko Widodo berharap transportasi menjadi ujung tombak pembangunan nasional. “Perhubungan tidak hanya berkaitan dengan operasional, tetapi bagaimana kita harus meregulasi, menstimulasi kegiatan dengan baik,” tutur Budi Karya.

Selain ketiga pejabat tersebut, Dwikorita Karnawati juga dilantik menjadi Kepala Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Ada juga pelantikan lebih dari 200 pejabat yang mendapatkan promosi.

Reporter: Michael Reily

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan