UGM Tolak Usulan Seleksi Mahasiswa Lewat Kemampuan Hapal Kitab Suci

Penulis: Yuliawati

4/11/2017, 10.42 WIB

Dekan Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM menyampaikan usulan seleksi bibit unggul mahasiswa berdasarkan kemampuan membaca dan menghapal kitab suci.

job fair UGM
ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko
Kegiatan Job Fair ECC Universitas Gadjah Mada (UGM) di Jogja Expo Center, Bantul, DI Yogyakarta, Sabtu (25/2).

Pimpinan Universitas Gajah Mada (UGM) menolak usulan penerimaan mahasiswa baru berdasarkan jalur seleksi kemampuan membaca dan menghapal kitab suci. Pernyataan ini terkait surat yang disampaikan oleh Dekan Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM pada 26 Oktober lalu.

"Terkait surat dekan Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM nomor 5447/UN1/EB/KL/2017 perihal usulan jalur penerimaan mahasiswa baru  di UGM dengan ini  disampaikan bahwa  pimpinan UGM telah memutuskan untuk tidak  mengakomodasi usulan tersebut," bunyi siaran pers Humas UGM yang diterima Katadata, Sabtu (4/11).

UGM menegaskan sebagai universitas nasional tak akan membatasi proses seleksi  berdasarkan latar belakang tertentu. "UGM kan terbuka bagi siapa pun anak bangsa yang berprestasi dan berasal dari berbagai kalangan maupun latar belakang."  

Lebih lanjut humas UGM menyatakan dalam pelaksanaan Tri Dharma perguruan tinggi, UGM selalu berlandaskan Pancasila, UUD NRI 1945, dan kebudayaan Indonesia. "Landasan inilah yang melatarbelakangi proses penerimaan mahasiswa baru UGM."

(Baca: Menristek Minta Rektor Beri Sanksi Dosen yang Jadi Anggota HTI)

Dekan Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM dalam surat nomor 5447/UN1/EB/KL/2017 menyampaikan kesediaan menerima mahasiswa baru lewat seleksi bibit unggul dalam kemampuan seni membaca dan menghapal kitab suci. Usulan ini merupakan hasil rapat evaluasi penerimaan mahasiswa baru tahun 2017 yang dilaksanakan pada Selasa, 24 oktober 2017 di Balai Senat FEB UGM. 

"FEB UGM bersedia menjadi tim penguji dalam penerimaan mahasiswa baru melalui jalur tersebut," bunyi surat yang ditandatangani Dekan FEB Eko Suwardi.  (Baca: KPK Terus Dapat Dukungan Tolak Pansus Hak Angket)

UGM merupakan salah satu universitas negeri yang didirikan pada 19 Desember 1949 dengan pusat kegiatan berlokasi di Kampus Bulaksumur Daerah Istimewa Yogyakarta.

Saat ini UGM memiliki 18 Fakultas, satu Sekolah Vokasi, dan satu Sekolah Pascasarjana, dengan jumlah program studi mencapai 251 program studi. Lebih dari 56.000 mahasiswa dari dalam dan luar negeri menjalankan studi di Universitas Gadjah Mada pada jenjang pendidikan Diploma, Sarjana, dan Pascasarjana (S2 dan S3).

 

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan