Bos Traveloka sejak awal tak menghadiri acara HUT ke-90 Kolese Kanisius. Tanda pagar #UninstallTraveloka sempat menjadi topik populer di Twitter.
Pilkada DKI II 2017
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat pencoblosan Pilgub DKI Jakarta di TPS 28 Cilandak Barat, Jakarta, Rabu (19/4). ANTARA FOTO/M Agung Rajasa

Traveloka memberikan klarifikasi terkait rumor salah satu pendirinya, Derianto Kusumo, melakukan aksi walk out saat Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, berpidato di acara HUT ke-90 Kolese Kanisius di Kemayoran pada Sabtu (11/11/2017) lalu.

Penyedia layanan pemesanan tiket perjalanan dan hotel itu membantah Derianto hadir dalam acara tersebut, sehingga tidak mungkin ia terlibat aksi walk out.

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

PR Manager Traveloka, Busyra Oryza, mengatakan Derianto merupakan salah satu penerima penghargaan dari Alumni Kanisius. Namun, Derianto yang kini menjabat Chief Technology Officer (CTO) Traveloka tidak bisa hadir karena sedang berada di luar kota.

(Baca juga:  Modal Tiongkok Guyur Startup Lokal)

"Beliau berhalangan hadir dikarenakan beliau sedang melakukan perjalanan dinas yang telah direncanakan beberapa bulan sebelumnya," kata Busyra dalam keterangan resminya, Selasa (14/11/2017).

Terkait pidato Anies di acara Kolese Kanisius, Busyra menyatakan bahwa Traveloka merupakan perusahaan berbasis teknologi yang didirikan oleh anak-anak Indonesia, mengedepankan nilai saling menghargai, bertoleransi, dan berinovasi.

"Nilai-nilai ini senantiasa diterapkan kepada karyawan maupun pemangku kepentingan eksternal," ujarnya.

Sebelumnya beredar isu Derianto menjadi salah satu alumni Kanisius yang keluar ruang saat Anies berpidato. Informasi tersebut kemudian memicu ajakan untuk tidak lagi menggunakan aplikasi Traveloka dan membuat #UninstallTraveloka menjadi salah satu topik populer di Twitter.

(Baca juga:  Bank Khawatir Fintech Asing Kuasai Pasar, BI Janji Jaga Persaingan)

Aksi walk out saat Anies berpidato dimulai oleh komposer ternama Ananda Sukarlan berdiri dari kursi VIP dan keluar ruangan untuk menunjukkan ketidaksukaannya. Aksi ini kemudian diikuti oleh ratusan alumni lain yang hadir.

Artikel Terkait
Biaya honorarorium 14 ketua dan 60 anggota Tim Gubernur Anies-Sandi mencapai Rp 26,37 miliar.
Sudirman Said mengatakan Anies-Sandi akan memanfaatkan pulau hasil reklamasi Teluk Jakarta. Pulau yang telah dibangun tak dapat dibongkar.
Pihak manajemen Alexis telah menghentikan kegiatan bisnis karena tak diperpanjangnya izin usaha di tempat hiburan tersebut.