Peretail Modern akan Jual Beras, Minyak Goreng, Daging, Gula Bulog

Penulis: Michael Reily

Editor: Pingit Aria

27/11/2017, 13.18 WIB

Keempat bahan pokok tersebut akan dijual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

Gula
ANTARA FOTO/Umarul Faruq
Para pekerja menata gula hasil penyerapan di Gudang Bulog Divre Jatim, Sidoarjo, Jawa Timur, 20 April 2017.

Perum Badan Usaha Logistik (Bulog) menandatangani nota kesepahaman dengan Asosiasi Pengusaha Retail Indonesia (Aprindo) dan Asosiasi Pengelola Pasar Indonesia (Asparindo) dalam distribusi bahan pokok. Dengan demikian, para jaringan supermarket dan minimarket anggota Aprindo serta pedagang Aspaprindo akan menjual beras, minyak goreng, daging, dan gula Bulog.

Direktur Utama Bulog Djarot Kusumayakti menyatakan, harga komoditas pangan cenderung naik jelang Natal dan Tahun Baru. “Pendistribusian bahan pokok bakal dilakukan dari mitra usaha ke konsumen,” kata Djarot di Kantor Bulog, Jakarta, Senin (27/11).

Ia meminta kerja sama bakal ditindaklanjuti sesuai mutu yang baik dan harga sesuai ketetapan pemerintah. Pasalnya, Harga Eceran Tertinggi (HET) sudah berlaku untuk keempat komoditas yang dikerjasamakan.

(Baca juga: Kemendag Minta BI dan BPS Satukan Data Harga Pangan)

Menurut Djarot, prosesnya bakal ditangani dengan segera, namun harus tetap memperhatikan aspek bisnis untuk semua pihak. Untuk beban biaya angkut dan logistik juga akan ditanggung masing-masing pengusaha sesuai kebutuhan.

“Kerja sama akan ditingkatkan dengan asosiasi lainnya sehingga jaringan Bulog dan tujuan pemerintah untuk pemerataan distribusi dapat terus berkembang,” jelas Djarot.

Ketua Umum Aprindo Roy Nicholas Mandey pun menyambut baik kesepakatan dengan Bulog. Sebab, dengan kerja sama ini, pengusaha akan mendapat kepastian harga dan pasokan dari Bulog. “Biasanya penjualan itu naik sekitar 10-15% kalau Natal dan Tahun Baru,” tutur Roy.

Roy bakal mengerahkan Aprindo untuk berkoordinasi dengan Bulog di daerah dalam pemenuhan kebutuhan bahan pokok. Oleh karena itu, dia meminta supaya anggota Bulog juga dapat merespons permintaan dengan cepat.

Pasalnya, daerah timur Indonesia seperti Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Ambon, dan Jayapura terkendala masalah logistik atau transportasi. “Semoga hambatan dapat diselesaikan dalam rangka menyediakan barang kebutuhan pokok,” jelas Roy.

(Baca juga:  Permintaan Daging Naik, Bulog Diminta Tahan Harga)

Ia mengaku kerja sama pemerintah dengan pengusaha retail sebelumnya telah dijalankan di Jawa Timur. Harapannya, kesepakatan segera memicu daerah lainnya untuk bergerak. Sebab, nota kesepahaman hanya berlaku dalam jangka waktu setahun.

Ketua Umum Asparindo Joko Setiyanto juga mengungkapkan telah menjalin kerja sama dengan Gubernur Yogyakarta Sultan Hamengkubuwono X untuk pendistribusian bahan pokok ke pasar tradisional. Sebab, fluktuasi harga kerap terjadi ketika menjelang hari raya keagamaan. “Saya harap kami bisa bekerja sama terus menerus,” kata Joko.

Reporter: Michael Reily

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan