Minta Restu Ikut Pilgub Jatim, Khofifah Akan Bertemu dengan Jokowi

Penulis: Ameidyo Daud

Editor: Yuliawati

28/11/2017, 19.24 WIB

Khofifah mengirimkan surat kepada Jokowi dengan sampul bertuliskan rahasia, melalui Pratikno.

bantuan PKH
ANTARA FOTO/Siswowidodo
Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa memberikan pengarahan kepada penerima manfaat bantuan PKH di Alun-Alun Kota Madiun, Jawa Timur, Senin (17/4).

Menteri Sekretariat Negara Pratikno menyatakan Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa dijadwalkan akan bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Rabu (29/11) besok. Pertemuan ini atas permintaan Khofifah yang telah mengirim surat kepada Jokowi melalui Pratikno pada Senin (27/11).

Khofifah meminta Pratikno agar dirinya dapat menghadap Jokowi dalam waktu dekat ini. "Mungkin kami upayakan besok," kata Pratikno di Istana Negara, Selasa (28/11).

(Baca: Jokowi Tunggu Surat Resmi Pengunduran Diri Menteri Khofifah)

Pratikno menyatakan meski Khofifah mengirimkan surat melalui dirinya, namun dia tidak mengetahui isi surat tersebut. Khofifah mengirimkan surat dengan sampul bertuliskan rahasia sehingga Pratikno tidak mengutak-atik surat tersebut.

Pratikno mengatakan, awalnya dia menjadwalkan pertemuan Khofifah dengan Jokowi hari ini. Namun, pertemuan batal karena padatnya kegiatan Jokowi. Pagi tadi Jokowi menerima Perdana Menteri Denmark Lars Lokke Rasmussen disusul dengan silaturahmi dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB).

"Malamnya hadir di (pertemuan tahunan) Bank Indonesia." katanya. (Baca juga: Ikut Pilgub Jatim, Khofifah Tunggu Restu Jokowi)

Sebelumnya Jokowi menyampaikan bahwa Khofifah telah mengutarakan keinginannya untuk maju dalam Pemilihan Kepala Daerah Jawa Timur dan mundur dari posisinya sebagai Menteri Sosial. Namun permintaannya hanya disampaikan secara lisan dan belum menyeluruh. Jokowi menunggu permohonan pengunduran Khofifah secara resmi.

"Baru sedikit-sedikit (disampaikan Khofifah), artinya (surat) resminya harus ada," kata Jokowi.

Khofifah bersama Bupati Trenggalek Emil Dardak secara resmi mencalonkan diri sebagai bakal Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur. Keduanya didukung Partai Golkar dan Partai Demokrat. Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono menyerahkan surat rekomendasi kepada pasangan Khofifah-Emil pada Selasa (21/11).

Selain Demokrat dan Golkar, kedua pasangan mendapat dukungan dari Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura).

(Baca: Dongkrak Elektabilitas, Jokowi Diusulkan Reshuffle Kabinet Tahun Ini)

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan