GAP Tutup Semua Gerai di Indonesia Awal Tahun Depan

Penulis: Michael Reily

Editor: Pingit Aria

29/11/2017, 19.56 WIB

Perusahaan yang menaungi distribusi produk GAP di Indonesia terafiliasi dengan Grup Saratoga.

promosi diskon
ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja
Pengunjung melintas didepan poster promosi diskon salah satu toko di Grand Indonesia, Jakarta, Rabu (14/6).

Papan besar bertuliskan closing down sale up to 70% yang diletakkan depan pintu masuk gerai GAP di Grand Indonesia berhasil menarik perhatian pengunjung. Gerai itu merupakan salah satu gerai GAP di Jakarta yang bakal ditutup, selain empat gerai lainnya.

“Mau tutup, tapi masih lebih lama daripada yang lain,” kata seorang pegawai yang enggan disebut namanya, Rabu (29/11).

Ia mengungkapkan, gerai GAP di Pondok Indah Mall bakal ditutup pada 1 Desember. Setelah itu, gerai lain di Lippo Mall Puri juga akan menyusul, baru kemudian gerai di Grand Indonesia akan tutup pada akhir Februari 2018. “Sewanya sudah habis,” kata pegawai tersebut.

(Baca juga:  Retail Lain Berguguran, Transmart Buka 30 Gerai Baru Tahun Ini)

Menjelang penutupannya, brand pakaian asal Amerika Serikat tersebut memang menawarkan diskon besar untuk cuci gudang. Beberapa pakaian perempuan yang biasanya di atas Rp 300 ribu diobral dengan harga Rp 70 ribu. Sedangkan pakaian pria yang harganya hingga Rp 800 ribu mendapatkan potongan sampai 70%.

Sekitar pukul 12.00, waktu untuk makan siang, jumlah pengunjung gerai GAP di Grand Indonesia tampak ramai, meski tak ada antrean. Sementara, hanya ada 1 pegawai yang melayani para pembeli. Selain itu, hanya ada 1 petugas kasir yang melayani transaksi.

Berdasarkan situs resmi Gapindonesia, ada lima gerai GAP di Indonesia. Tiga gerai diantaranya berlokasi di Jakarta, yakni Pondok Indah Mall, Lippo Mall Puri, Grand Indonesia. Sisanya, di Kuta Beach Walk, Bali dan Tunjungan Plaza 4, Surabaya .

(Baca juga: Bakal Tutup Akhir Tahun, Debenhams Beri Diskon Besar)

Seluruh gerai GAP Indonesia berada di bawah naungan PT Gilang Agung Persada. Anak perusahaan PT Saratoga Investama Sedaya Tbk tersebut juga mengelola gerai Guess, Lasenza, VNC, Superdry, Banana Republic, Celine, Givenchy, Casio, Citizen, Nautica, Swarovski, dan lainnya.

Sementara, saat dikonfirmasi mengenai rencana penutupan gerainya, Marketing Communications GAP Indonesia Karina Sulaksmono tak banyak berkomentar. "Saya belum bisa mengkonfirmasi, kami juga masih menunggu tindak lanjut dari induk usaha," ujarnya.

Yang pasti, Saratoga meraih laba bersih sebesar Rp 2,5 triliun pada semester pertama tahun ini. Total aset yang dikelola emiten berkode SRTG itu mencapai Rp 27 triliun. Sementara PT Gilang Agung Persada pada awal tahun ini baru mendapat hak distribusi arloji Citizen serta hak penjualan wholesale untuk produk Casio.

Reporter: Michael Reily

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan