Hindari Diskon Palsu, Ini Tips Belanja Cerdas Kala Harbolnas

Penulis: Michael Reily

Editor: Pingit Aria

10/12/2017, 08.00 WIB

Banyak tawaran menarik ditawarkan oleh toko-toko online saat Harbolnas. Berikut adalah tips untuk mendapatkan produk terbaik dengan harga terendah.

Logistik e-commerce
ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal
Pekerja memilah paket barang di gudang logistik TIKI di kawasan Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

Promosi besar-besaran dan tawaran produk menarik bakal ditemukan pada Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) pada 12 Desember 2017. Sebanyak 254 e-commerce akan memberikan potongan harga hingga 95% untuk menarik konsumen.

Chief Executive Officer (CEO) Bhinneka.com Hendrik Tio menyatakan, Harbolnas adalah saat yang tepat untuk berburu produk incaran dengan harga miring. Toh, tak semua barang yang didiskon harus dibeli.

Hendrik menganjurkan agar para calon pembeli menghindari sikap konsumtif. "Saya pribadi punya tip, saya hanya berbelanja barang yang saya perlukan," katanya kepada Katadata di Jakarta, Kamis (7/12).

Sikap rasional seperti yang ditunjukkan Hendrik juga akan membantu Anda menghindari jebakan diskon palsu. Sebab, hampir setiap gelaran Harbolnas, ada saja merchant curang yang menaikkan harga dagangannya, lalu menambahkan label diskon besar untuk menarik pembeli.

(Baca juga: Raja Ekonomi Digital, Tiongkok Kuasai 42% Transaksi E-commerce Dunia)

Agar tak tertipu, ada baiknya jika Anda mencari tahu dulu harga barang incaran sebelum Harbolnas. Dengan begitu, Anda akan langsung mengetahui apakah label diskon yang dipasang saat Harbolnas itu nyata atau hanya akal-akalan. Selain itu, pastikan Anda juga membandingkan harga barang dengan merchant lain sebelum bertransaksi.

Grafik: Jumlah e-Commerce yang Memeriahkan Hari Belanja Online Nasional 12/12 2017
Jumlah e-Commerce yang Memeriahkan Hari Belanja Online Nasional 12/12 2017

Hendrik memberi bocoran bahwa potongan harga terbesar biasanya diberikan waktu makan siang, dimulai pada pukul 11.00 hingga 14.00. Menurutnya, jam istirahat siang adalah waktu yang padat secara lalu lintas transaksi, sehingga toko-toko online akan berlomba memberikan diskon besar-besaran.

Pentingnya pemilihan waktu belanja untuk mendapat potongan harga terbesar juga diungkapkan oleh Country General Manager ShopBack Indonesia Indra Yonathan.

Menurutnya, pengunjung harus mulai mencari barang yang ingin dibeli ketika Harbolnas resmi dibuka tengah malam. "Biasanya tawaran-tawaran bagus muncul di awal hari," kata Indra saat konferensi pers Harbolnas di Hotel Pullman, Jakarta.

Selain itu, pengunjung harus memastikan produk yang dibeli berasal dari penjual yang mendapatkan nilai bagus dan ulasan banyak. Sehingga, keamanan transaksi, kualitas produk, dan pengiriman barang terjamin.

(Baca juga:  Promo Diskon 95%, Harbolnas 2017 Targetkan Transaksi Rp 4 Triliun)

Indra juga menganjurkan konsumen untuk memanfaatkan kode promo atau metode pembayaran tertentu demi diskon tambahan. "Beberapa bank biasanya memberikan tambahan potongan harga pada merchant tertentu yang menjadi mitranya," ujar Yonathan.

Terakhir, masyarakat mesti memilih proses pengiriman yang tepat, selain cepat. Contohnya, mempertimbangkan penggunaan layanan kurir ojek online jika jaraknya dekat. Selain itu, pembeli harus memperhatikan untuk menggunakan perusahaan logistik terpercaya untuk pengiriman jarak jauh.

Di pihak lain, Ketua Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA) Aulia E Marinto meminta pelaku e-commerce untuk mengedukasi dan mensosialisasikan juga dampak positif belanja secara digital. Ia pun memberikan beberapa saran bagi penjual yang berpartisipasi dalam Harbolnas 2017.

Pertama, lindungi dan penuhi hak pembeli. Lalu, kedua, berikan promosi menarik namun bisa dipertanggungjawabkan. Ketiga, siapkan dan kabarkan masyarakat tentang layanan jasa purnajual dengan jelas.

(Baca: India dan Tiongkok Bisa Jadi Contoh Penerapan Pajak E-Commerce)

"Saya mengimbau kepada semua pelaku kalau Harbolnas bukan soal keuntungan dan transaksi, tapi bagian dari pembangunan industri dengan edukasi," tutur Aulia.

Menurutnya, masyarakat yang melakukan pembelian dan mendapatkan kepuasan, bakal berdampak jangka panjang. "Pembeli yang senang akan mengabarkan ke orang lain, kita butuh pembeli membicarakan hal yang baik tentang e-commerce," ujar Aulia.

Reporter: Michael Reily

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan