Golkar Bahas Munaslub & Pengganti Setnov Setelah Hasil Praperadilan

Penulis: Dimas Jarot Bayu

Editor: Yuliawati

12/12/2017, 20.10 WIB

Rapat Pleno yang akan digelar setelah kejelasan hasil praperadilan, akan membahas rencana penyelenggaraan Musyawarah Nasional Luar Biasa.

Setnov Idrus
ANTARA FOTO
Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto dan Sekretaris Jenderal Idrus Marham.

Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum Partai Golkar Idrus Marham menyebut posisi Setya Novanto dari kursi Ketua Umum dan Ketua DPR akan dibahas setelah kejelasan hasil keputusan praperadilan. Keputusan ini berdasarkan rapat terbatas antara Idrus bersama Ketua Harian Nurdin Halid, Bendahara Umum Robert Kardinal dan para koordinator bidang.

Kejelasan hasil praperadilan akan dilihat dari sidang Pengadilan Tindak Pidana Korupsi kasus e-KTP dengan terdakwa Setya Novanto yang digelar Rabu (13/12) besok. Jika dalam sidang dibacakan dakwaan, maka praperadilan dinyatakan gugur.

"Artinya proses hukum di Pengadilan Tipikor berlanjut," kata Idrus di Hotel Menara Peninsula, Jakarta, Selasa (12/12).

(Baca: Sidang Paripurna Terima Setnov Mundur, Ketua DPR Masih Kosong)

Jika praperadilan gugur maka akan diselenggarakan Rapat Pleno DPP pada Rabu (13/12) pukul 19.00 WIB. Namun, apabila dakwaan Novanto tidak dibacakan dalam sidang besok, maka Rapat Pleno akan dilakukan pada Kamis (14/12) atau Jumat (15/12).

Selain itu, Rapat Pleno juga akan membahas mengenai pergantian posisi Ketua DPR. Menurut Idrus, sebenarnya penunjukan Aziz Syamsuddin sudah sesuai kewenangan Novanto sebagai Ketua Umum.

Idrus pun mengklaim bahwa penunjukkan tersebut sudah mendapat persetujuan Dewan Pembina. "Jadi saya kira proses ini sudah dibicarakan," kata Idrus.

Namun, hal tersebut akan kembali dibicarakan dalam Rapat Pleno karena adanya penolakan dari mayoritas kader fraksi Golkar. Selain itu, adapula simulasi proyeksi Munaslub yang akan membuat konfigurasi politik Golkar sangat dinamis.

(Baca: Calon Golkar Kandas, Fadli Zon Didorong Jadi Plt Ketua DPR)

"Maka saya selalu katakan bahwa ya sudah kami ikuti semua proses yang dinamis ini yang penting tujuan dan niat kami satu, yaitu gimana Golkar bisa menyelesaikan masalah internalnya secara baik, bermartabat, dan produktif sehingga begitu selesai masalah, kami kembali ke satu langkah untuk memenangkan percaturan politik yang ada," kata Idrus.

Dalam h Idrus mengatakan penyelenggaraan Munaslub tersebut akan diserahkan secara demokratis ke Rapat Pleno.

"Saya Plt Ketum serahkan ke Rapat Pleno dan mempertimbangkan keputusan partai ke depan," kata Idrus. (Baca: Limpahkan Berkas Setnov ke PN Jakpus, KPK: Praperadilan Dapat Gugur)

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan