Jokowi Targetkan Rel Ganda dan Bandara Sukabumi Rampung 2020

Penulis: Ameidyo Daud

Editor: Safrezi Fitra

15/12/2017, 17.04 WIB

"Saya perintahkan jalur ganda dimulai pekerjaannya," kata Jokowi

Joko Widodo pembangunan jalur ganda kereta api
ANTARA FOTO/Budiyanto
Presiden Joko Widodo (tengah) didampingi Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (kiri) dan Anggota DPR Dewi Asmara (kedua kiri), saat meninjau proyek pembangunan jalur ganda kereta api Sukabumi-Bogor di Cicurug, Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (15/12).

Presiden Joko Widodo menargetkan pembangunan dua proyek infrastruktur transportasi di Sukabumi bisa rampung pada 2020 mendatang. Kedua infrastruktur tersebut adalah rel kereta ganda (double track) Bogor - Sukabumi serta Bandara Sukabumi.

Jokowi mengatakan hal tersebut dalam peletakkan jalur ganda Bogor - Sukabumi. Dirinya memerintahkan pembangunan segera dilakukan agar kemacetan ruas dua kota ini segera dikurangi. Sedangkan untuk bandara, saat ini baru akan memulai proses pembebasan lahan.

"Saya perintahkan jalur ganda (rel kereta Bogor-Sukabumi) dimulai pekerjaannya," kata Jokowi dalam keterangan resmi Sekretariat Presiden, Jakarta, Jumat (15/12). (Baca: Menhub Targetkan Rel Ganda Bogor-Sukabumi Dibangun 10 November)

Selain dua infrastruktur tersebut, Presiden juga mengatakan bahwa tol Bogor - Ciawi - Sukabumi (Bocimi) seksi I (Ciawi - Cigombong) akan selesai Maret 2018. Dia menjelaskan proyek tol ini sempat mangkrak selama 18 tahun dan telah berganti investor sebanyak empat kali. 

"Dari tahun 1997 sampai 2015 maju semeter pun tidak," ujarnya. Akhirnya, Jokowi meminta agar pekerjaan tol tersebut diambil oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan pengerjaannya pun dimulai pada 2015.

Lalu lintas jalur Bogor Sukabumi ini sangat padat, makanya butuh jalan tol dan moda transportasi kereta untuk menguranginya. Jokowi bahkan sempat menceritakan dirinya yang menempuh jalur ini tanpa pengawalan saat belum menjabat sebagai Presiden.

Saking padatnya jalur tersebut, perjalanan 60 kilometer dari Bogor ke Sukabumi ternyata harus ditempuh dalam waktu waktu enam jam. Padahal menurut Jokowi, jarak tersebut seharusnya bisa ditempuh hanya dalam waktu 1,5 hingga 2 jam. (Baca: Pemerintah Akan Aktifkan Lagi Jalur Kereta Bogor-Cianjur-Bandung)

Saat menjabat Presiden, Jokowi memerintahkan jajarannya untuk mengatasi permasalahan ini. Apalagi potensi Sukabumi dari sisi agrobisnis serta pariwisata sangat besar. Namun, apabila waktu tempuh ke Bogor dan Jakarta sangat lama, tentunya wilayah Sukabumi menjadi tidak akan kompetitif.

"Kalau dari Sukabumi ke Bogor enam jam dan dari Sukabumi ke Jakarta delapan jam siapa (investor) yang mau datang," kata dia.

Presiden juga sempat mengingatkan bawahannya agar dalam pekerjaan proyek infrastruktur tersebut menggunakan skema padat karya. Jangan terlalu banyak menggunakan mesin dan alat berat. Ini dilakukan agar bisa membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat.

(Baca: Jalur Kereta Layang Lingkar Jakarta Rp 15 Triliun Segera Dibangun)

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan kementeriannya merogoh anggaran Rp 2,4 triliun untuk pekerjaan jalur ganda rel Bogor - Sukabumi. Pendanaannya tidak dikeluarkan sekaligus, tapi dilakukan dengan skema tahun jamak (multi years).

Pembangunan juga dibagi dalam dua segmen yakni segmen I Paledang - Cicurug sepanjang 26,7 kilometer yang akan selesai 2019, serta Cicurug - Sukabumi sepanjang 30,5 kilometer dan akan selesai 2020. Dengan adanya jalur ganda ini maka frekuensi perjalanan kereta akan bertambah dua kali lipat, dari 6 perjalanan kereta menjadi 12 perjalanan. Sedangkan jumlah penumpang terangkut naik dari 3.516 jadi 11.520 orang.

"Kami juga berharap lama perjalanan Bogor - Sukabumi berkurang dari sebelumnya dua jam menjadi satu jam saja," kata Budi dalam keterangan Kementerian Perhubungan. (Baca: Baru Bangun 11,9%, Jalur Kereta Api Tak Akan Capai Target Hingga 2019)

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan