Kemenperin Usul Kemenkeu Pangkas Penerimaan dari Blok Masela

Penulis: Anggita Rezki Amelia

Editor: Arnold Sirait

15/12/2017, 11.09 WIB

Industri dalam negeri akan tumbuh. Kemudian industri-industri tersebut bisa memberikan pendapatan lagi bagi negara melalui pajak.

Rig
Katadata

Kementerian Perindustrian mengusulkan kepada Kementerian Keuangan agar dapat membuka opsi pengurangan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) untuk menekan harga gas dari Blok Masela. Tujuannya agar industri dalam negeri bisa menyerap gas tersebut.

Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian Haris Munandar mengatakan, penyerapan gas Blok Masela oleh industri dalam negeri ini nantinya bisa mendatangkan efek berantai bagi perekonomian Indonesia. “Sudah kami usulkan (penurunan harga),'' kata dia di Jakarta, Rabu (13/12).

Menurut Haris, dengan kebijakan itu, penerimaan negara memang bisa berkurang. Namun, nantinya itu bisa terkompensasi ketika gas diserap industri dalam negeri. Industri dalam negeri akan tumbuh. Kemudian industri-industri tersebut bisa memberikan pendapatan lagi bagi negara melalui pajak.

Meski sudah mengusulkan adanya kebijakan pengurangan PNBP, hingga kini Haris belum mengetahui sikap dari Kementerian Keuangan. “Kami  belum tahu disetujui atau tidak. Itu pembahasan di high level,"kata dia.

Seperti diketahui, saat ini gas dari blok Masela belum memiliki pembeli dalam negeri. Penyebabnya adalah perbedaan harga antara yang diinginkan Inpex Corporation dan para pelaku industri di dalam negeri.  

Menurut Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Inpex Corporation selaku operator blok Masela  mematok harga mencapai US$ 5,86 per mmbtu. Namun industri dalam negeri menilai harga tersebut masih terlalu mahal.

Direktur Utama Pupuk Indonesia Aas Asikin Idat pernah mengatakan harga gas Masela yang ditentukan Inpex sebesar US$ 5,86 per mmbtu  itu terlalu tinggi untuk menutup ongkos produksinya. “Kalau harganya US$ 5,86 per mmbtu, pabrik yang dibangun bisa mangkrak," kata dia di Kantor BUMN, Jakarta, Senin (16/10).  

(Baca: Siap Serap Gas Blok Masela, Tiga Industri Syaratkan Harga US$ 3)

Bahkan biaya itu masih bisa meningkat jika ditambah dengan bunga dari pinjaman dalam pembangunan pabrik baru itu. Untuk itu ia meminta agar harga gas Masela bisa sekitar US$ 3 per mmbtu.

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan