Sultan Sepakati Konstruksi Melayang tol Yogyakarta - Bawen

Penulis: Ameidyo Daud

Editor: Pingit Aria

20/12/2017, 19.24 WIB

Konstruksi proyek ini ditargetkan mulai tahun 2019 mendatang.

Tol Salatiga Bawen
ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho
Petugas mengecek kesiapan Tol Bawen-Salatiga di Tingkir, Salatiga, Jawa Tengah, Kamis (8/6). PT Trans Marga Jateng (TMJ) memastikan pada H-7 arus mudik lebaran 2017 jalan tol ini dapat dilalui sebagai jalur alternatif untuk memecah kemacetan di jalan utam

Ketua Tim Pelaksana Komite Percepatan Penyediaan Incrastruktur Prioritas (KPPIP) Wahyu Utomo menyebut Gubernur Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwono X telah menyetujui rencana pembangunan jalan tol Yogyakarta - Bawen.

Wahyu juga menjelaskan bahwa Sultan meminta konstruksi tol ini dibuat melayang melalui wilayah Selokan Mataram. Dalam pertemuan dengan Sultan beberapa hari lalu, pemerintah pusat pun menyanggupi permintaan tersebut.

"Dengan dasar itu, Pak Sultan menyetujui proyek," kata Wahyu saat konferensi pers di Jakarta, Kamis (20/12). (Baca juga: Selama 2017, Enam Proyek Strategis Nasional Rampung Dibangun)

Wahyu juga menyatakan bahwa penyesuaian tata ruang daerah juga perlu dilakukan agar izin Amdal bisa diselesaikan. KPPIP sendiri akan segera berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) agar persyaratan pembangunan tol ini segera dilengkapi. "Karena ini akan jadi basis penetapan lokasi oleh Gubernur," katanya.

Menurutnya, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono berharap proyek ini dapat dimulai 2019 mendatang. "Nantinya lelang dengan metode lelang Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU)," katanya.

Adapun Direktur Program KPPIP Rainier Haryanto yang bertemu dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan bahwa Pemerintah Daerah Jawa Tengah juga siap mendukung proyek ini.

(Baca juga: Jokowi Resmikan Tol Surabaya-Mojokerto Sambil Jajal Mobil Listrik)

Hanya, Ganjar berpesan agar jalan tol ini memberikan dampak positif bagi warga sekitar. Oleh sebab itu Pemerintah pusat akan memilih lokasi terdekat dengan jalan desa agar Usaha Kecil dan Menengah Jateng dapat mengakses rest area tol tersebut. "Kami akan memilih dengan hati-hati rutenya," kata Rainier.

Reporter: Ameidyo Daud

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan