Libur Akhir Tahun, Proyek di Tol Jakarta-Cikampek Setop 10 Hari

Penulis: Ameidyo Daud

Editor: Safrezi Fitra

21/12/2017, 18.24 WIB

Ini dilakukan mulai 22 Desember 2017 pukul 00.00 WIB hingga tanggal 1 Januari pukul 24.00 WIB.

To Jakarta-Cikampek
ANTARA FOTO | Risky Andrianto
Pengerjaan infrastruktur di jalan Tol Jakarta-Cikampek

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan menghentikan pekerjaan fisik di ruas jalan tol, khususnya tol Jakarta - Cikampek pada tanggal 22 Desember 2017 pukul 00.00 hingga tanggal 1 Januari pukul 24.00. Ini dilakukan sebagai upaya memperlancar arus kendaraan saat liburan akhir tahun, yakni momen Natal dan Tahun Baru 2018.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna mengatakan keputusan penghentian akan dituangkan dalam Surat Kepala BPJT Nomor JL.03.04-P/469 tanggal 12 Desember 2017. Penghentian pengerjaan infrastruktur ini akan mengurangi hambatan lalu lintas jalan tol.

"Sehingga dapat dimanfaatkan kendaraan untuk melintas," kata Herry di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Jakarta, Kamis (21/12). (Baca: Jelang Natal, Kemenhub Bakal Setop Pengerjaan Infrastruktur di Tol)

Saat ini proyek yang sedang dikerjakan di Jakarta - Cikampek adalah proyek tol melayang Jakarta - Cikampek II. Herry mengatakan beberapa ruas yang akan jadi fokus dalam mengantisipasi kemacetan di antaranya tol Jagorawi, Jakarta - Cikampek hingga ke Bandung serta ke Cirebon. Alasannya, tol-tol tersebut merupakan ruas yang digunakan ke lokasi wisata.

"Brebes Timur (Brexit) juga tetap jadk titik rawan. Tapi dengan kebiasaan tadi, maka akan terpusat di daerah wisata," katanya.

Dari sisi pembayaran, Herry juga menyampaikan bahwa pihaknya akan menyiapkan uang elektronik di gerbang tol untuk melayani pengguna yang belum memilikinya. Kemudian, akan ada penyediaan fasilitas isi ulang (top up) uang elektronik untuk melayani arus mudik balik Natal dan Tahun Baru.

Untuk fasilitas tersebut, BPJT akan berkoordinasi dengan pihak perbankan yang menerbitkan uang elektronik ini. Saat ini setidaknya sudah ada 100 fasilitas top up uang elektronik di seluruh gerbang tol. Terdiri dari 50 fasilitas top up tunai Bank Mandiri serta 50 lainnya di beberapa mesin Electronic Data Capture (EDC) yang tersebar di beberapa titik.

(Baca: Puncak Arus Liburan 22-24 Desember, Menhub Imbau Ambil Cuti Lebih Awal)

Direktorat Jenderal Cipta Karya juga akan turut memberi dukungan dalam kelancaran liburan Natal dan Tahun Baru. Dukungan yang dimaksud adalah penambahan fasilitas umum di tempat peristirahatan dan sejumlah pelayanan jalan tol lain yang dibutuhkan.

"Bantuan yang diberikan adalah 15 unit mobil toilet cabin, 5 unit mobil tangki air, 2 unit mobil tinja, hingga 20 unit hidran umum," kata Direktur Pengembangan Penyehatan Lingkungan Permukiman Ditjen Cipta Karya Dodi Kripratmadi.

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan