Bakal Diakuisisi Bank of Tokyo, Harga Saham Danamon Melonjak 17%

Penulis: Martha Ruth Thertina

27/12/2017, 10.50 WIB

Bank of Tokyo akan membeli 78,3% saham Bank Danamon secara bertahap. Harga beli pada tahap pertama mencapai 2 kali nilai buku BDMN pada kuartal III 2017.

Bank Danamon
Katadata

Harga saham Bank Danamon Indonesia Tbk melonjak setelah Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ Limited (MUFG) secara resmi mengumumkan akan membeli 78,3% saham bank tersebut dari pemegang sahamnya saat ini yakni Asia Financial Indonesa Pte. Ltd. LTd.

Pada perdagangan Rabu (27/12) pagi ini, harga saham emiten berkode bursa BDMN tersebut sempat mencapai 7.000 atau naik 16,67% dibandingkan penutupan perdagangan Jumat (22/12) pekan lalu. Harga saham tersebut merupakan yang tertinggi dalam lebih dari lima tahun. Jika dihitung sejak awal tahun ini, harga saham telah naik lebih dari 80%.

MUFG menyatakan telah menandatangani perjanjian jual-beli saham bersyarat Danamon dengan Asia Financial Indonesia Pte. Ltd., anak perusahaan Fullerton Financial Holdings milik Temasek. Dalam keterangan persnya, Selasa (26/12), MUFG mengungkapkan transaksi itu bakal dilakukan dalam tiga tahap. (Baca juga: Temasek Resmi Jual Danamon ke Bank Jepang, Harganya 39% di Atas Pasar)

Tahap pertama, MUFG akan membeli 19,9% saham Danamon dengan harga Rp 8.323 per saham atau senilai total Rp 15,87 triliun. Ini setara dengan dua kali dari nilai buku Danamon pada kuartal III 2017. Adapun harga pembelian tersebut lebih tinggi 39% dari harga saham BDMN pada penutupan perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (22/12) pekan lalu, yaitu sebesar Rp 6.000 per saham. 

“Transaksi tahap pertama ini diharapkan rampung dalam beberapa hari ke depan,” kata manajemen MUFG.

Kedua, MUFG akan membeli 20,1% saham Danamon dari Temasek sehingga kepemilikannya meningkat jadi 40%. Transaksi tahap kedua ini diharapkan rampung pada kuartal II atau III tahun depan dengan mengantongi persetujuan dari otoritas di Indonesia. Sebab, trasnaksi tahap kedua itu akan menjadikan MUFG sebagai pengendali baru Danamon.

Ketiga, membeli sisa saham yang dimililiki Asia Financial hingga MUFG menguasai 73,8% saham atau sampai 100% saham melalui penawaran tender kepada seluruh pemegang saham publik Danamon. (Baca: OJK Dukung Akuisisi Danamon oleh Bank of Tokyo)

CEO MUFG untuk kawasan Asia dan Ocenia Takayoshi Futae menyatakan investasi di Danamon itu merupakan bentuk optimisme perusahaannya terhadap prospek jangka panjang investasi di Indonesia, khususnya di sektor perbankan. “Kami memiliki rencana jangka panjang untuk menjadikan Indonesia kunci penggerak pembangunan di kawasan Asia,” katanya.

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan