Mulai Tahun Baru, WhatsApp Tak Lagi Mendukung Blackberry dan Windows

Penulis: Pingit Aria

27/12/2017, 10.37 WIB

WhatsApp juga akan berhenti mendukung ponsel bersistem Android 2.3.7 mulai Maret 2020.

WhatsApp
Katadata

Mulai 1 Januari 2018, aplikasi pesan singkat WhatsApp tidak akan bisa diakses di ponsel dengan sebagian sistem operasi Blackberry dan Windows. WhatsApp masih akan berfungsi secara optimal pada platform Android dan iOS.

Perusahaan yang bermarkas di California, Amerika Serikat itu menyebut, ada tiga sistem operasi yang akan diputus layanannya saat tahun baru, yakni Blackberry OS, Blackberry 10, dan Windows Phone 8.0. Ketiga sistem operasi tadi tak dapat mendukung perluasan fitur yang sedang dilakukan.

 “Platform tersebut tidak menawarkan kemampuan yang kami butuhkan untuk memperluas fitur aplikasi kami di masa mendatang,” demikian pernyataan resmi WhatsApp.

Konsekuensinya, pengguna platform tersebut tidak bisa membuat akun baru atau mem-verifikasi ulang akun yang sudah lama, namun, tetap dapat memakai aplikasi setelah 31 Desember 2017.

Sejumlah fitur mungkin tidak lagi bisa digunakan karena WhatsApp sudah tidak mengembangkan aplikasinya di platform tersebut.

(Baca juga:  Aplikasi WhatsApp Tumbang, Pengguna Mengeluh di Twitter)

WhatsApp juga akan berhenti mendukung ponsel bersistem Android 2.3.7 mulai Maret 2020. Bagi pengguna yang masih menggunakan sistem tersebut, diimbau agar memperbarui perangkat dengan seri terbaru.

“Sebaiknya, gunakan ponsel dengan sistem operasi yang lebih baru, misalnya dengan ponsel yang menjalankan Android 4.0 ke atas, Iphone yang menjalankan IOS 7 ke atas, atau Windows Phone 8.1 ke atas, sehingga Anda dapat terus menggunakan WhatsApp.”

WhatsApp mulai beroperasi pada 2009 saat pasar telepon seluler (ponsel) pintar jauh berbeda. Saat itu, App Store Apple baru berumur beberapa bulan. Sementara sekitar 70% pasar ponsel pintar didominasi oleh Blackberry dan Nokia.

Dalam pernyataannya, WhatsApp mengakui bahwa kedua merek smartphone tersebut bermakna besar bagi perjalanan WhatsApp selama ini. “Ini merupakan keputusan sulit bagi kami, tapi diperlukan untuk membuat sistem komunikasi yang lebih baik bagi orang-orang dengan teman, keluarga dan mereka yang terkasih melalui WhatsApp.”

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan