"Kami akan selesaikan (pembentukannya) paling lambat satu minggu," kata Pramono
UKP PIP
Kepala Dewan Pengarah dan Kepala Unit Kerja Presiden bidang Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP) Yudi Latif (kiri belakang) bersama sembilan anggota melakukan sumpah dalam pelantikan UKP-PIP di Istana Negara, Jakarta, Rabu (7/6). Sembilan anggota dari U ANTARA FOTO/Rosa Panggabean

Presiden Joko Widodo akan mengubah status Unit Kerja Presiden Pengamalan Ideologi Pancasila (UKP PIP)menjadi sebuah lembaga pemerintah yang lebih permanen setingkat kementerian. Unit kerja ini akan berubah nama menjadi Badan Pembinaan Ideologi Pancasila. 

Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan perubahan ini untuk mengakomodasi kebutuhan agar pengamalan ideologi Pancasila dilakukan dalam jangka panjang. Oleh sebab itu dibutuhkan sebuah lembaga negara yang keberadaannya tidak terbatas pada periode pemerintahan Jokowi saja.

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Pramono bersama sejumlah Menteri seperti Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Menteri Hukum dan Hak Azasi Manusia Yasonna Laoly, serta Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara - Reformasi Birokrasi Asman Abnur menggelar rapat soal perubahan bentuk UKP-PIP tadi malam, Rabu (10/1).

"Kami akan selesaikan (pembentukannya) paling lambat satu minggu," kata Pramono usai rapat tersebut di Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta. (Baca: Jokowi: Elite Politik Tak Memberi Pendidikan yang Baik)

Dengan perubahan bentuk ini, Badan Pembinaan Ideologi Pancasila akan langsung bertanggung jawab kepada Jokowi. Strukturnya terdiri dari Kepala, Wakil Kepala, serta tiga orang Deputi, dan Sekretaris Utama (Sestama). Adapun mantan Presiden Megawati Soekarnoputri tetap menjadi Ketua Dewan Pengarah badan ini.

"Pengurusnya tidak ada perubahan," katanya merujuk pada posisi Yudi Latief sebagai Kepala UKP-PIP. "Mungkin hanya penambahan dua eselon, Sestama dan Wakil Kepala," lanjutnya.

Badan ini nantinya juga memiliki kewenangan untuk berkoordinasi dengan Kementerian dan Lembaga lain. Apalagi nantinya dia menjadi lembaga setingkat K/L. Pramono juga menjanjikan operasional Badan Pembinaan Ideologi Pancasila akan semakin baik ke depannya dengan perubahan bentuk. "Anggaran tidak terlalu banyak berubah," kata dia.

 

Artikel Terkait
Sungai Citarum merupakan sumber air bagi 27,5 juta penduduk Jawa Barat dan DKI Jakarta. Bahkan 80 persen pasokan air DKI berasal dari sungai ini.
Bahkan saat menyantap makan siang bersama, Jokowi sempat mencari Uu sesampainya di meja makan. "Ini pak Bupati saya cariin," ujarnya
Nelayan minta diizinkan menggunakan cantrang selama dilakukan uji petik untuk mengetahui bahaya dari penggunaan alat tersebut.