Ke Sumatera Barat, Jokowi Memulai Pembangunan Tol Padang-Pekanbaru

Penulis: Ameidyo Daud

Editor: Safrezi Fitra

Jum'at 9/2/2018, 12.02 WIB

"Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sumbar punya utang satu juta sertifikat yang harus diselesaikan," kata Jokowi.

Jokowi
www.setkab.go.id
Presiden Joko Widodo dalam rangkaian kunjungan kerja ke Sumatra Barat (8/2)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Sumatra Barat sejak Rabu lalu. Ada sejumlah agenda di Sumbar yang dihadiri Jokowi, mulai dari menghadiri peringatan Hari Pers Nasional, hingga meresmikan groundbreaking dimulainya pembangunan proyek jalan tol Padang-Pekanbaru untuk ruas Padang-Sicincin.

Seperti yang dilakukan di daerah lain, Jokowi juga pembagian Kartu Indonesia Pintar (KIP), sertifikat lahan, Program Keluarga Harapan (PKH), serta meninjau program baru di tahun ini yakni Padat Karya Tunai. Dalam keterangan resmi Sekretariat Presiden, Jokowi akan memulai hari Jumat dengan berkunjung ke Danau Cimpago, Kota Padang untuk menghadiri Hari Pers Nasional, dilanjutkan pemberian sertifikat tanah wakaf di Universitas Neger Padang (UNP).

"Sebelum kembali ke Jakarta, Presiden juga menghadiri groundbreaking tol Padang-Pekanbaru," kata Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin dalam keterangan resminya, Jumat (9/2). (Baca: Terowongan Tol Padang-Pekanbaru Mulai Dibangun Akhir 2018)

Pada hari Rabu, Jokowi berkegiatan di Kabupaten Dharmasraya dengan membagikan 3.000 PKH dan 1.247 KIP. Dia mengingatkan agar dana PKH hanya boleh digunakan untuk hal-hal yang berkaitan pendidikan dan kesehatan. "Jadi untuk beli telur boleh, beli ikan boleh, beli sayur boleh. Kemudian untuk keperluan sekolah anak-anak, seperti membeli buku, sepatu, tas, dan seragam," kata Jokowi. 

Mantan Walikota Solo tersebut juga meninjau Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) yang melibatkan jumlah pekerja 110 orang. Kegiatannya hari pertama diakhiri dengan penyerahan sertifikat tanah di Gelanggang Olahraga (GOR) Dharmasraya.

"Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sumbar punya utang satu juta sertifikat yang harus diselesaikan," kata Jokowi. (Baca: Target Sertifikat Tanah Tak Tercapai, Jokowi Masih Puji Kepala BPN)

Pada hari kedua, Jokowi memulai kegiatannya dengan membagikan KIP dan PKH di GOR Tuanku Tablang, Solok. Perjalanan lalu dilanjutkan dengan mengunjungi rumah tokoh pers dan kesusastraan yakni Djamaluddin Adinegoro. Bahkan Jokowi sempat menyerahkan sertifikat rumah almarhum Djamaluddin di Kota Sawahlunto, seraya mendukung pembangunan museum tokoh tersebut. "Tentu saja kesejarahan beliau akan diabadikan di dalam museum," kata Jokowi.

Di tengah guyuran hujan deras, Presiden meninjau pelaksanaan program padat karya tunai di daerah irigasi Pincuran Tujuh, Nagari Limo Kaum, Kecamatan Limo Kaum, Kabupaten Tanah Datar. Program ini dikerjakan oleh Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Kubu Pilihan dan Sinibuang. Masing-masing pekerjaan irigasi mempekerjakan 50 orang. Setelah meninjau program ini, Jokowi melanjutkan perjalanan ke hotel menginap di Tanah Datar.

(Baca: Jokowi Tinjau Proyek Infrastruktur Padat Karya Perdana 2018)

Provinsi Sumbar sebenarnya bukan basis suara Jokowi - Jusuf Kalla pada pemilihan Presiden 2014 lalu. Dari data Komisi Pemilihan Umum (KPU), pasangan ini hanya mendapatkan 559.308 suara atau setara 23,1 persen suara. Adapun pasangan Prabowo Subianto - Hatta Rajasa mendapatkan 1,7 juta suara atau sama dengan 76,9 persen suara.

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha