Metro Department Store Bantah Tutup Gerai di Plaza Senayan

Penulis: Michael Reily

Editor: Ekarina

Sabtu 24/2/2018, 09.00 WIB

Gerai Metro Department Store di Plaza Senayan merupakan cabang kedua Metro di Indonesia yang sudah beroperasi sejak 1995.

Sale
ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja
Lotus Departemen Store akan menutup seluruh gerainya di Indonesia pada akhir bulan ini. Sebelum tutup, Lotus mengadakan sale besar-besaran untuk berbagai produk yang dijualnya.

PT Metropolitan Retailmart, pengelola gerai Metro Department Store menegaskan tidak melakukan penutupan gerai di Plaza Senayan, melainkan hanya melakukan perbaikan dan renovasi bangunan. Pernyataan tersebut sekaligus membantah kabar yang sebelumnya beredar pada salah satu perusahaan jaringan ritel milik pengusaha Chairul Tanjung tersebut.

Head of Marketing Communications Metropolitan Retailmart Scesilia Febriana menuturkan, hingga saat ini pihaknya masih bekerja sama dengan pengelola Plaza Senayan untuk kontrak jangka panjang.

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

(Baca : Hanya Relokasi, MAP Bantah Tiga Brand Fashion Retailnya Tutup Permanen)

“Metro Department Store tidak pernah berencana menutup gerai di Plaza Senayan, bahkan saat ini akan terus meningkatkan kualitas dan kenyamanan gerai, seleksi pilihan produk dan merk favorit, serta pelayanan pelanggan yang terdepan,” kata Scesilia dalam keterangan resmi yang diterima Katadata, Jumat (23/2).

Gerai Metro Department Store di Plaza Senayan merupakan cabang kedua Metro di Indonesia yang sudah beroperasi sejak 1995.  Hingga saat ini Metro telah memiliki 10 cabang gerai.

Sedangkan tahun lalu, perusahaan tercatat telah menambah 2 gerai terbaru di Grand Kawanua Citywalk Manado dan Puri Indah Mall Jakarta.

Scesilia mengungkapkan Metro masih akan melakukan ekspansi. “Ke depannya, Metro berencana akan membuka dan memperluas bisnis dengan menambah gerai baik di Jakarta maupun di luar Jakarta,” jelasnya.

(Baca juga : Usai Tutup Gerai New Look, MAP Siap Lanjutkan Ekspansi di 2018)

Sementara itu, berdasarkan pantauan Katadata Jum'at (23/2) sore, gerai Metro Department Store Plaza Senayan tengah menggelar diskon besar. Pemberitahuan bertuliskan "Metro Big Sale up to 50% storewide" terpajang di sepanjang area gerai.

Potongan harga yang diberikan untuk produk dan merk yang dijual mencapai 50%. Misalkan untuk produk Kemeja, dari yang semula dijual seharga Rp 500 ribu hingga Rp 800 ribu, kini harganya diskon menjadi separuhnya. Pembeli juga bisa memperoleh tambahan diskon 10% jika pembeli memiliki kartu kredit  Bank Mega.

Bantahan mengenai isu penutupan gerai sebelumnya juga dilakukan Peritel PT Mitra Adi Perkasa Tbk (MAP). Perusahaan membantah isu menutup permanen brand fashion retail yang beroperasi di bawah bendera perseroan, melainkan hanya akan berpindah lokasi ke tempat yang dinilai lebih menguntungkan.

"Dorothy Perkins, Top Shop, Marks& Spencers hanya relokasi saja," kata Head of Corporate Communication MAP Fetty Kwartati kepada Katadata, Selasa (14/2).

Dengan begitu, MAP masih dapat memasarkan dan mendistribusikan produk fashion dari ketiga merek tersebut. Pernyataan Fetty tersebut sekaligus mengkonfirmasi mengenai kabar yang menyebut gerai Dorothy Perkins, Top Shop, Marks& Spencers akan tutup dan menyudahi kegiatan operasionalnya di Indonesia, mengikuti jejak pendahulunya, seperti Lotus dan Debenhams.

Menurut situs resmi MAP, Dorothy Perkins saat ini beroperasi dengan 11 gerai, Top Shop sebanyak 8 gerai dan Marks & Spencer sebanyak 17 gerai.

 

Reporter: Michael Reily