Pemerintah Bentuk Tim Cegah Ancaman Mogok Pilot Garuda

Ameidyo Daud Nasution
5 Juni 2018, 18:18
Garuda Indonesia
Donang Wahyu|KATADATA

Pemerintah bersama PT Garuda Indonesia (Persero) dan para serikat pilot Garuda telah bersepakat membentuk gugus tugas. Tim ini akan mengumpulkan segala masukan dan usulan demi perbaikan antara pilot serta perusahaan.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan gugus tugas ini akan dikoordinasikan oleh Deputi I Kemenko Kemaritiman yakni Purbaya Yudhi Sadewa. Sedangkan anggotanya adalah Kementerian BUMN, Kementerian Perhubungan, Kementerian Ketenagakerjaan, Garuda Indonesia, serta asosiasi dan serikat pilot.

"Saya ingin sebelum Juli masalah ini bisa diselesaikan," kata Luhut di kantornya, Selasa (5/6). (Baca: Garuda Jamin Tidak Ada Mogok Pilot pada Puncak Mudik Lebaran)

Pembentukan gugus tugas ini merupakan buntut rencana para pilot Garuda menggelar mogok kerja. Pahala mengatakan dalam tim kecil tersebut, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) akan terlibat dan difasilitasi juga oleh Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman.

"Jadi gugus tugas ini untuk memfasilitasi komunikasi kedua pihak (pilot dan manajemen)," kata Direktur Utama Garuda Indonesia Pahala Mansury usai bertemu Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan di Gedung Kemenko Kemaritiman, Jakarta, Selasa (5/6).

Salah satu tuntutan para pilot adalah evaluasi terhadap kinerja keuangan Garuda. Pahala menyatakan pihaknya selalu bersedia melakukan komunikasi untuk menyampaikan kinerja Garuda. Hingga kuartal III 2017 lalu, Garuda berhasil mengumpulkan pendapatan sebesar US$ 62 juta. Adapun ketepatan waktu penerbangan (on time performance) Garuda hingga Januari mencapai 89 persen atau naik dari tahun lalu sebesar 86 persen.

(Baca juga: Serikat Pekerja Minta Menteri BUMN Rombak Direksi Garuda).

Tuntutan lainnya adalah terkait manajemen direksi Garuda yang dianggap terlalu gemuk. Para pekerja meminta agar salah satu direksi dicopot untuk merampingkan dan menghemat pengeluaran perusahaan. Namun, Pahala menyatakan hal ini bukanlah urusan direksi, melainkan kewenangan pemegang saham.

Dia juga meminta agar para pilot tidak mengorbankan kepentingan masyarakat banyak. Oleh sebab itu, alih-alih mogok Pahala akan meminta komunikasi seluruh pihak dilakukan terus menerus. "Tapi kami gembira membaca release bahwa mereka tidak aksi saat peak season," kata Pahala.

Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...