Bursa Saham Lesu, BEI Tetap Optimistis 35 Perusahaan Go Public di 2018

Penulis: Ihya Ulum Aldin

Editor: Safrezi Fitra

9/7/2018, 16.51 WIB

"Kami optimistis akan lebih banyak lagi perusahaan yang IPO. Karena di pipeline sendiri itu masih ada 20 perusahaan," kata Nyoman

 Bursa Efek Indonesia
ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja
Bursa Efek Indonesia

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menargetkan 35 perusahaan masuk pasar modal dengan melakukan penawaran umum saham perdana (Initial Public Offering/IPO) tahun ini. Dengan kondisi volatititas pasar saham saat ini, BEI tetap optimistis target tersebut bakal tercapai.

Hingga saat ini, sudah ada 25 perusahaan yang melantai di bursa saham sejak awal tahun. Dengan target 35 perusahaan, BEI hanya cukup mendorong 10 perusahaan lagi untuk melakukan IPO hingga akhir tahun.

"Mudah-mudahan dengan rencana strategis, kami optimistis akan lebih banyak lagi perusahaan yang IPO. Karena di pipeline sendiri itu masih ada 20 perusahaan," kata Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna di Gedung BEI, Jakarta, Senin (9/7).

(Baca: BEI Akan Pangkas Jumlah Minimal Transaksi Efek dari 100 Jadi 20 Saham)

Dia mengatakan ada beberapa perusahaan yang memperhatikan momentum dalam mempertimbangkan keputusan IPO di tengah kondisi pasar yang sedang lesu. Namun, dirinya tetap optimis mencapai target karena adanya komitmen dari pemegang saham perusahaan-perusahaan ini untuk masuk bursa.

Untuk menarik minat perusahaan masuk ke pasar saham, jajaran direksi BEI akan menggunakan strategi khusus, diantaranya dengan menggunakan listing service. Perusahan tercatat tidak hanya dibebankan kewajiban, tapi bisa mendapatkan banyak hak sebagai fasilitas yang diberikan BEI. Salah satunya, memberikan kesempatan bagi perusahaan untuk mempromosikan sahamnya kepada investor di luar negeri.

(Baca: BEI Luncurkan 3 Indeks Saham Baru)

Terkait dengan target IPO, Nyoman menyebutkan ada beberapa Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang siap melantai lagi di tahun ini. Namun, dia masih belum bisa menjelaskan lebih detail soal rencana tersebut. "Kami masih menunggu. Karena dari beberapa informasi, kami mendapatkan informasi akan segera masuk," katanya.

Sebelumnya, jajaran direksi baru BEI masa jabatan 2018-2021 yang baru diangkat pada 29 Juni lalu, menargetkan dapat menambah jumlah perusahaan tercatat di pasar modal sebanyak 100-105 perusahaan hingga tahun 2020. Target ini menjadi salah satu program kerja untuk mencapai tujuan strategis.

“Tentu target ini diberikan waktu diskusi lagi, paling tidak saya memberikan gambaran optimisme kami ke depan,” kata Nyoman. (Baca: Direksi Baru BEI Targetkan 105 Perusahaan Go Public Hingga 2020)

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan