PAN Munculkan Sandiaga Uno sebagai Cawapres Alternatif untuk Prabowo
Partai Amanat Nasional (PAN) mengadakan pertemuan antara pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) hari ini. Dalam pertemuan tersebut, mayoritas pengurus wilayah memberikan dukungannya terhadap Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto dengan catatan menawarkan calon wakil presiden (cawapres) alternatif, di antaranya Sandiaga Uno.
"Mayoritas itu memang hampir bulat DPP diminta oleh DPW untuk bergabung dengan koalisi Gerindra," kata Ketua DPP PAN Yandri Susanto, Rabu (8/8).
(Baca juga: PAN Inginkan Abdul Somad Jadi Cawapres, Namun Tolak Paksaan PA 212)
Dukungan kepada Prabowo tak hanya datang dari pengurus DPW, Yandri menyatakan Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais dan Ketua Dewan Penasehat PAN Soetrisno Bachir sudah mendukung Prabowo. Nantinya, semua aspirasi tersebut akan dibawa ke Rapat Kerja Nasional (Rakernas) pada Kamis (9/8).
Meski demikian, PAN tetap menghendaki Prabowo memilih Ketua Umumnya, Zulkifli Hasan sebagai calon wakil presiden (cawapres). Jika hal tersebut tak tercapai, PAN meminta Prabowo tidak mengambil cawapres dari tokoh partai koalisi lainnya.
(Baca juga: Koalisi Pendukung Jokowi Bakal Bertambah, PAN Akan Bergabung?)
Saat ini, PKS masih berkukuh untuk mendorong Ketua Majelis Syuro Salim Segaf Aljufri untuk menjadi cawapres Prabowo. Sementara, Demokrat mengusung Ketua Komandan Satuan Tugas Bersama Pemenangan Pemilu (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
PAN tetap meminta Prabowo mengambil pendakwah kondang Abdul Somad sebagai cawapres alternatif. Yandri menyebut Prabowo dalam pertemuan dengan Zulkifli di rumah dinasnya, Jalan Widya Chandra, Jakarta, Selasa (7/8) malam, telah bersedia mengusung Somad sebagai cawapres.
(Baca juga: Kerucutkan Dua Cawapres, Gerindra Harap Koalisi PAN dan PKS Solid)
Namun, jika Somad masih menolak, Prabowo menyiapkan cawapres alternatif di luar tokoh parpol koalisi, di antaranya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan atau Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra Sandiaga Uno.
"Pak Prabowo janji akan semakin intensif (bahas usulan ini), dikomunikasikan dengan PKS dan Demokrat," kata dia.
Sekretaris Jenderal PAN Eddy Soeparno mengatakan partainya menawarkan tiga nama cawapres alternatif untuk Prabowo selain Somad. Nama-nama tersebut, kata Eddy, berasal dari tokoh partai dan nonpartai.
Menurut Eddy, ketiga cawapres alternatif itu kerap disebut berpeluang maju dalam perhelatan Pilpres 2019. "Jadi kami bisa mengambil asumsi dari nama-nama yang selama ini sering disebut," kata Eddy.
Beberapa hari belakangan beredar kabar PAN akan hengkang dari Prabowo dan beralih ke Jokowi. PAN tak memungkiri sedang bernegosiasi dengan kubu Jokowi. Zulkifli Hasan bahkan menemui Jokowi diam-diam di Istana Kepresidenanan, Selasa (7/8) sore.
Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto bahkan mengatakan bahwa partai koalisi pendukung Jokowi akan bertambah satu dari jumlah saat ini sembilan partai.
"Insya Allah kata teman-teman sekretaris jenderal (partai koalisi) bisa jadi sepuluh," kata Hasto di KPU, Jakarta, Selasa (7/8).
