Pasca Emas Asian Games, Rifki Ardiansyah Incar Olimpiade

Tim Publikasi Katadata

Senin 27/8/2018, 16.37 WIB

Pada final Karate Putra Kelas 60kg, Rifki Ardiansyah Arrosyiid mengalahkan Amir Mahdi Zadeh dari Republik Islam Iran, di Plenary Hall,JCC, Senayan, Jakarta

Rifky Ardiansyah
Katadata

Setelah pada Asian Games, karateka Indonesia Rifki Ardiansyah Kelas 60kg, Federasi Olahraga Karate-do Indonesia FORKI akan  terus mengikuti kejuaraan-kejuaraan dunia untuk bisa masuk Olimpiade 2020 di Tokyo."Target selanjutnya terus mengikuti kejuaraan-kejuaraan yang puncaknya nanti dapat terjun di Olimpiade," ungkap Rifki usai memenangi Asian Games.

 

Pada final Karate Putra Kelas 60kg, Rifki Ardiansyah Arrosyiid mengalahkan Amir Mahdi Zadeh dari Republik Islam Iran, di Plenary Hall, JCC, Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (26/8) siang 9-7, dan berhak atas medali emas. Indonesia Raya berkumandang di Plenary Hall JCC, Bendera Merah Putih teratas di tiang UPP, pertanda Indonesia sukses meraih medali emas. Lebih Istimewa rasanya, karena ini menjadi yang pertama Indonesia menang untuk cabang olahraga beladiri karate di Asian Games 2018, juga merupakan emas pertama karate sejak raihan terakhir pada Asian Games 2002. 

 

Diawali dengan perjuangan Rifki di babak 16 besar, Rifki mengalahkan Siravit Sawangsri 5-1, kemudian di delapan besar menundukkan karateka China Hu Chen 8-0.Kemenangan Rifki berlanjut di perempat final dengan mengkandaskan Chun Ho Lee dari Hongkong dengan 3-0, dan 4-4 di semifinal lawan Prem Kumar Selvam asal Malaysia.

 

Puncaknya di laga final bertemu juara dunia tiga kali, Amir Zadeh Mahdi dari Republik Islam Iran."Pertama terima kasih kepada Allah, Allah number one, orang tua, dan seluruh rakyat Indonesia. Saya mimpi untuk Asian Games dan dunia, alhamdulillah tercapai," kata Rifki yang merupakan prajurit TNI AD berpangkat Serda di Kodam V Brawijaya.

 

Sang Pelatih Syamsuddin menyampaikan bahwa keberhasilan ini berkat perhatian dan kerjasama semua pihak. Orang tua, masyarakat, PB FORKI, pemerintah telah mendukung dengan luar biasa sehingga prestasi karate Indonesia kian meningkat di pentas dunia. Terima kasih kepada semua pihak dan Kemenpora yang telah mendukung pendanaan pelatnas dan berbagai kebutuhan pelatihan sehingga menghasilkan prestasi seperti kali ini," ucap Syamsuddin.

 

Sebelumnya, di Karate Putri Kelas 55kg, Cokorda Istri Agung Sanistyarini menadapatkan medali perunggu setelah menaklukkan Jiamei Ding dari China.

 

Kementerian Pemuda dan Olahraga

Kementerian Pemuda dan Olahraga

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha