Tokopedia Pecat Karyawan yang Curangi Program Flash Sale

Penulis: Desy Setyowati

Editor: Pingit Aria

Senin 27/8/2018, 20.42 WIB

Jumlah karyawan yang dipecat konon mencapai puluhan orang.

Gedung Tokopedia
Katadata/Arief Kamaludin
Kantor Tokopedia (kiri) yang berada di Jalan Dr Satrio, Kuningan, Jakarta.

Tokopedia memecat karyawannya yang terbukti curang dalam program flash sale pada 15-17 Agustus 2018 lalu. Kecurangan yang dilakukan oleh para karyawan ini membuat pembeli tak bisa mendapatkan produk yang ditawarkan secara adil.

"Setiap individu yang ditemukan menyalahgunakan kepercayaan dan atau gagal menjaga integritas, kami tindak sesuai kebijakan perusahaan," ujar Head of Corporate Communications Tokopedia Priscilla Anais, Senin (27/8).

Tokopedia, menurut Priscilla, bekerja keras membangun kepercayaan para penjual, mitra, pengguna dan karyawan selama sembilan tahun. Sejalan dengan upaya tersebut, Tokopedia pun bisa merangkul lebih dari 4 juta penjual dan 78 juta pengunjung setiap bulannya.

“Untuk itu, Tokopedia ini tidak menoleransi kesalahan karyawan yang terkait dengan integritas,” ujarnya. (Baca juga: Tunda IPO, Tokopedia dan Bukalapak Fokus Perluas Pasar)

Pemecatan para karyawan tersebut dilakukan setelah audit internal dan manajemen risiko yang dijalankan secara rutin. "Proses audit internal kami adalah proses pencarian fakta berdasarkan data yang objektif," kata Priscilla.

Sebelumnya, Tokopedia mengadakan kampanye flash sale sebagai bagian dari perayaan ulang tahunnya yang kesembilan. Program ini seharusnya memungkinkan para pengguna membeli barang-barang menarik dengan harga yang didiskon hingga 90% pada pukul 9 pagi dan 9 malam, sepanjang 15 hingga 17 Agustus 2018.

Tech In Asia menyebut jumlah karyawan Tokopedia yang dipecat mencapai 48 orang. Namun, perwakilan dari Tokopedia menolak mengkonfirmasinya.

Keluhan soal sulitnya mendapatkan barang dalam kampanye flash sale Tokopedia pun bertebaran di media sosial. Di Twitter misalnya, banyak pengguna mengeluhkan betapa cepat produk yang ditawarkan dalam program jual kilat itu habis.

(Baca juga: Tokopedia dan Bukalapak Kalahkan Lazada pada Kuartal II 2018)

"Ternyata flash sale di Tokopedia sudah diakal-akali. Pantas susah dapatnya," ujar Abati Omar lewat akun twitter @adiyatnaid. Kesulitan serupa juga dirasakan oleh M Itqonul Ilmi. "Karena itu, saya sulit dapat (produk) flash sale, Nintendo Switch. Kecewa saya," ujarnya lewat akun twitter @itqonulilmi.

Reporter: Desy Setyowati

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha