Deddy Mizwar Jadi Jubir Jokowi-Ma'ruf, Demokrat Evaluasi Keanggotaan

Penulis: Dimas Jarot Bayu

Editor: Yuliawati

Selasa 28/8/2018, 19.16 WIB

Komunikasi tim kampanye Jokowi dengan Deddy Mizwar berlangsung secara diam-diam.

Deddy Mizwar
ANTARA FOTO/Risky Andrianto
Mantan Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar (kiri) bergabung sebagai juru bicara Jokowi-Ma'ruf.

Mantan Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar menjadi juru bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo - Ma'ruf Amin. Partai Demokrat akan mengevaluasi keanggotaan Deddy yang telah bergabung dengan partai berlambang Mercy sejak pemilihan Gubernur Jawa Barat lalu.

Ketua DPP Demokrat Jansen Sitindaon mengatakan dirinya baru memperoleh informasi tersebut. Demokrat akan mengevaluasi pilihan politik Deddy Mizwar yang tak sesuai garis partai.

Jansen menegaskan Demokrat akan konsisten mendukung pesaing petahana yakni Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. "Mungkin sudah digariskan keberadaan kang Demiz ini di Demokrat cuma seumur jagung," kata Jansen dalam keterangan tertulis, Selasa (28/8).

(Baca juga: Jokowi Siapkan 108 Jubir untuk Kampanye Pilpres 2019)

Tim kampanye Jokowi-Ma'ruf memilih Deddy dengan pertimbangan meningkatkan penggalangan suara dan efektivitas tim terutama di Jawa Barat.

Sekretaris TKN Hasto Kristiyanto mengatakan, Deddy memiliki pengalaman dan komunikasi politik yang cukup baik. Deddy, lanjutnya, juga memiliki landasan kebudayaan yang turut menjadi fokus Jokowi-Ma'ruf dalam Pilpres 2019.

"Kami telah memutuskan dan sesuai dengan hasil koordinasi dengan Bapak Jokowi bahwa Bapak Deddy mizwar itu sebagai salah satu juru bicara," kata Sekretaris TKN Joko Widodo - Ma'ruf Amin di Media Center TKN Jokowi-Ma'ruf, Jakarta, hari ini.

Hasto mengatakan, pihaknya telah berkomunikasi dengan Deddy terkait permintaan mengusungnya sebagai juru bicara TKN. Komunikasi dilakukan secara dua arah antara TKN dengan Deddy.

Hasto pun mengklaim jika Deddy telah bersedia terlibat dalam TKN Jokowi-Ma'ruf. "Dalam proses komunikasi tersebut menyatakan siap ya, ini merupakan hal yang positif bagi upaya-upaya untuk menyatukan seluruh elemen masyarakat, partai, para relawan dan para tokoh," kata Hasto.

(Baca juga: Buntut TGB Dukung Jokowi, Sanksi Demokrat dan Potensi Pindah Partai)

Senada, Wakil Ketua TKN Arsul Sani juga mengklaim jika Deddy menyatakan kesediaannya menjadi juru bicara tim pemenangan Jokowi-Ma'ruf. Menurut Arsul, komunikasi dengan Deddy sebenarnya sudah dilakukan sejak jauh hari.

Hanya saja, komunikasi tersebut berlangsusng secara informal dan diam-diam.  "Ini sebetulnya tidak mendadak, komunikasi sudah lama," kata Arsul.

Arsul menganggap wajar mengajak Deddy bergabung, meski pun yang bersangkutan tercatat sebagai anggota partai Demokrat. 

"Kami bahas apakah orang tersebut siap secara politik untuk mengusung kembali Jokowi. Kami ajak, terlepas di luar sana dia sebagai apa," kata Arsul.

 

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha