Seperti Pilpres 2014, Jokowi Akan Galang Dana Masyarakat untuk 2019

Penulis: Dimas Jarot Bayu

Editor: Yuliawati

Rabu 29/8/2018, 11.30 WIB

Tim Kampanye masih akan merundingkan mengenai skema penggalangan dana.

Jokowi-Ma'ruf Amin
ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari
Calon presiden petahana Joko Widodo didampingi calon wakil presiden Ma\'ruf Amin dan para petinggi partai politik pendukung tiba di Gedung Joang, Jakarta, Jumat (10/8).

Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Abdul Kadir Karding mengatakan, pihaknya bakal menggalang dana dari masyarakat dalam Pilpres 2019. Penggalangan dana ini mengulang aksi tim sukses Jokowi-Jusuf Kalla saat Pilpres 2014.

Dana yang terkumpul bakal digunakan untuk kampanye Jokowi-Ma'ruf, karena biaya untuk Pilpres 2019 cukup besar. "Yang penting halal sesuai aturan hukum. Kami pakemnya di situ," kata Karding di Media Center TKN Jokowi-Ma'ruf, Jakarta, Selasa (28/8).

(Baca juga: Deddy Mizwar Jadi Jubir Jokowi-Ma'ruf, Demokrat Evaluasi Keanggotaan)

Tim Kampanye masih akan merundingkan mengenai skema penggalangan dana. Hingga saat ini biaya pemenangan Pilpres 2019 masih berasal dari partai-partai yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Kerja (KIK). "Kami masih pakai (dana) masing-masing," kata Karding.

Upaya penggalangan dana sebelumnya juga sempat dilakukan Jokowi pada Pilpres 2014 ketika berduet dengan Jusuf Kalla (JK). Ketika itu, Jokowi-JK menggalang dana melalui rekening "Gotong Royong Jokowi-JK".

(Baca juga: Pesan Jokowi ke Anak Konglomerat: Tetap Percaya Kondisi RI Stabil)

Ada tiga rekening yang dibuka Jokowi-JK dalam Pilpres 2014. Dalam waktu sebulan setelah dibuka, rekening "Gotong Royong Jokowi-JK tercatat mampu menghimpun uang sebesar Rp 147 miliar. Dana tersebut, berasal dari pihak perseorangan maupun perusahaan.

Tak hanya Jokowi-Ma'ruf, bakal calon presiden Prabowo Subianto juga melakukan penggalangan dana dalam Pilpres 2019. Penggalangan dana tersebut dilakukan melalui program "Galang Perjuangan" yang dimulai sejak 21 Juni 2018.

Prabowo mengakui "Galang Perjuangan" dilakukan lantaran biaya politik dalam Pemilu cukup besar. Ada pun, hingga saat ini program Galang Perjuangan telah mampu menghimpun uang hingga Rp 1,74 miliar.

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha