Perkuat Modal, Jasa Marga Berencana Jual 5 Anak Usaha

Penulis: Ihya Ulum Aldin

Editor: Safrezi Fitra

Kamis 6/9/2018, 11.31 WIB

“Tidak relevan ruas lokasinya. Yang penting kalau dia (investor) minat, semua kami buka,” katanya.

Jasa Marga KATADATA|Bernard Chaniago
Jasa Marga KATADATA|Bernard Chaniago
Jasa Marga KATADATA|Bernard Chaniago

PT Jasa Marga berencana melepas kepemilikan saham anak usahanya sebagai salah satu strategi menjaga keseimbangan keuangan perusahaan. Adapun, rencana divestasi tersebut dilakukan pada empat hingga lima ruas, baik kepemilikan mayoritas maupun minoritas.

“Sebetulnya kami memang perlu memperkuat equity. Tidak cuma di utang. Jadi kami balancing dengan divestasi juga, mana yang bisa dijual, kami optimalkan,” kata Direktur Keuangan Jasa Marga Donny Arsal usai RUPS-LB di Jakarta, Rabu (5/9).

Meski begitu, Donny tidak mau merinci ruas mana yang akan dilepas kepada investor. Ruas yang akan dilepas merupakan kombinasi tol yang berada di Pulau Jawa maupun luar Pulau Jawa. “Tidak relevan ruas lokasinya. Yang penting kalau dia (investor) minat, semua kami buka,” katanya.

Donny menjelaskan rencananya Jasa Marga akan melepas kepemilikan saham anak usaha cukup besar. Untuk anak usaha yang kepemilikannya mayoritas, Jasa Marga porsi sampai sebesar 51-55%. Sedangkan pada kepemilikan minoritas, dibuka opsi untuk melepas seluruh kepemilikan.

(Baca: Pemerintah Dorong Jasa Marga Jadi Operator Semua Tol Trans Jawa)

Adapun, skema pelepasan kepemilikan Jasa Marga melalui berbeagai cara. “Campur, apa mau di-RDPT (Reksa Dana Penyertaan Terbatas) atau investor yang masuk. Ambil monirity-nya kami juga bisa,” katanya.

Dengan rencana divestasi kepemilikan anak usaha ini, Jasa Marga mampu merampingkan belanja modal (Capital Expenditure/Capex) tahun ini. Dari yang sebelumnya Rp 42,69 triliun menjadi  Rp 29,6 triliun. “Pasca-RDPT, karena ada 3 ruas yang tidak terkonsolidasi lagi, prognosa capex akan mencapai Rp 29,6 triliun,” kata Direktur Utama Jasa Marga Desi Arryani.

Merampingnya capex tahun ini akan berefek pada menurunnya laba sebelum bunga, pajak, depresiasi dan amortisasi (EBITDA). Karena Jasa Marga tidak lagi membukukan EBITDA tiga anak usaha yang didivestasikan tersebut. Namun, dengan melepas anak usaha, rasio utang terhadap ekuitas (debt to equity ratio/DER) dan total utang perseroan akan turun.

(Baca: Tak Terdampak Pelemahan Rupiah, Jasa Marga Akan Kebut Proyek Tol)

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha