Survei BI: Keyakinan Konsumen Terhadap Kondisi Ekonomi Menurun

Penulis: Rizky Alika

Editor: Dini Hariyanti

Kamis 6/9/2018, 21.14 WIB

Survei BI mencatat, indeks keyakinan konsumen (IKK) pada Agustus tahun ini sebesar 121,6 atau tetap masuk zona optimistis.

Belanja konsumen
Arief Kamaludin|KATADATA

Keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi pada Agustus 2018 menurun. Hal ini tercermin dari survei konsumen oleh Bank Indonesia (BI) yang mencatat Indek Keyakinan Konsumen (IKK) sebesar 121,6, yang lebih rendah dibandingkan 124,8 pada bulan sebelumnya.

Kondisi ini dipengaruhi penurunan indeks ekspektasi kondisi ekonomi (IEK) menjadi 133,9 dan indeks kondisi ekonomi saat ini (IKE) ke posisi 109,2. (Baca juga: Kadin Minta Pemerintah Awasi Pengendalian Impor Barang Konsumsi)

Realisasi IEK pada Agustus 2018 ditopang ekspektasi terhadap penghasilan yang diterima dan ekspektasi kegiatan usaha. Secara spasial, pelemahan IEK melanda 11 kota dengan penurunan terdalam di Mataram dan Bandar Lampung.

Sementara itu, realisasi IKE terutama disebabkan indikator ketersediaan lapangan kerja berada di level pesimis, yakni 93,9. Pelemahan IKE ini terjadi di 14 kota dengan penurunan terdalam ada di daerah Banten.

"Masih terjaganya optimisme konsumen terutama ditopang oleh ekspektasi konsumen terhadap kondisi ekonomi ke depan," mengutip survi konsumen BI, Kamis (6/9).

Sikap optimis konsumen sangat dipengaruhi ekspektasi mereka terhadap kondisi ekonomi ke depan. Ekspektasi konsumen akan terjaga selama ekspektasi terhadap penghasilan yang diterima dan ekspektasi kegiatan usaha tetap kuat.

Kondisi pada Agustus menunjukkan, keyakinan konsumen terhadap penghasilan melemah. Pasalnya, indeks penghasilan turun secara bulanan ke level 120,2. Penurunan indeks penghasilan ini melanda semua kategori pengeluaran terutama responden dengan kisaran pengeluaran Rp 1 juta - Rp 2 juta per bulan. Dari sisi usia, penurunan indeks menyentuh hampir seluruh kategori, khususnya yang berumur di atas 60 tahun.

Sementara itu, keyakinan konsumen untuk melakukan pembelian barang tahan lama juga melemah tampak dari indeks pembelian durable goods menjadi 113,6 pada bulan lalu. Penurunan pembelian terjadi pada jenis barang elektronik seperti HP, televisi, dan komputer.

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha