Jokowi Minta Penyandang Disabilitas Gratis Nonton Asian Para Games

Penulis: Ameidyo Daud

Editor: Safrezi Fitra

Jum'at 7/9/2018, 14.11 WIB

Presiden meminta persiapan Asian Para Games belajar dari kesuksesan Asian Games

jokowi
ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari
Presiden Joko Widodo

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta penyelenggaraan Asian Para Games bulan depan disiapkan dengan baik, seperti yang telah dilakukan pada ajang olah raga Asian Games beberapa waktu lalu. Dia juga meminta para penyandang disabilitas digratiskan menonton Asian Para Games 2018. 

"Terutama saya minta akses gratis bagi penyandang disabilitas untuk menonton pertandingan," kata Jokowi saat membuka rapat pelaksanaan helatan olah raga tersebut di Istana Bogor, Jumat (7/9).

Jokowi mengumpulkan para menteri untuk mengetahui kesiapan pelaksanaan Asian Para Games yang dimulai Oktober mendatang. Beberapa yang ditanyakan Jokowi adalah kesiapan venue, wisma atlet, hingga transportasi. Dalam ajang tersebut rencananya akan ada 2.880 atlet dan 1.826 official yang berpartisipasi dalam 18 cabang olah raga. 

(Baca: Menembus Venue Badminton Asian Games 2018 dengan Bantuan Calo)

Jokowi mengatakan penyelenggaraan ini merupakan pengalaman berharga dalam menggelar acara berkelas dunia lainnya. Oleh sebab itu Jokowi meminta Indonesia Asian Para Games 2018 Organizing Committee (INAPGOC) belajar dari Indonesia Asian Games 2018 Organizing Committee (INASGOC) yang dianggap sukses menghelat Asian Games baru-baru ini.

"Yang sudah baik ditingkatkan, yang belum baik diperbaiki," katanya.

Pemerintah menggelontorkan sekitar Rp 24 triliun dari APBN periode 2015 - 2018 untuk mendanai penyelenggaraan Asian Games di Jakarta dan Palembang pada tahun ini. Sejumlah Rp 8,2 triliun dipakai untuk mendanai persiapan, pembukaan, penyelenggaraan, hingga penuntasan acara. Pemerintah juga merogoh sekitar Rp 2,1 triliun dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk bonus atlet, pelatih, maupun official.

Sementara itu, kegiatan konstruksi menghabiskan dana paling banyak mencapai Rp 13,7 triliun mencakup kebutuhan di Jakarta maupun Palembang. Sumbernya tetap dari APBN periode 2015 - 2018. (Baca: Asian Games 2018 Habiskan Dana APBN Sekitar Rp 24 Triliun)

"Pembinaan atlet memang memerlukan waktu panjang untuk latihan di dalan dan luar negeri. Hasil Asian Games jadi batu lompatan menuju Olimpiade 2020," kata Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengutip keterangan foto pada akun Instagram @smindrawati akhir pekan lalu.

 

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha