Lintasarta Pulihkan Jaringan Pasca Gempa Palu

Tim Publikasi Katadata

Kamis 4/10/2018, 16.23 WIB

Lintasarta memulihkan layanannya di wilayah Kota Palu, Donggala, dan sekitarnya setelah sempat terganggu pasca bencana tsunami dan gempa bumi.

Lintasarta di Palu
Katadata

 

Jakarta, 2 Oktober 2019. Lintasarta memulihkan layanannya di wilayah Kota Palu, Donggola, dan sekitarnya setelah sempat terganggu pasca bencana tsunami dan gempa bumi berkekuatan 7,4 SR. Senin (01/10) sejumlah layanan khususnya jaringan penerbangan di Bandar Udara Mutiara SIS Al-Jufrie, jaringan perbankan, dan jaringan internet sudah dapat beroperasi kembali dan digunakan pelanggan.

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

 

Sementara, untuk membantu proses evakuasi dan penanganan bencana, Lintasarta bersama Kemkominfo melalui Badan Aksesibilitas Teknologi Informasi (BAKTI) memberikan layanan internet menggunakan antena penerima sinyal dari satelit (VSAT) di dua lokasi, yaitu Posko Utama, Korem 132 Tadulaku dan Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Tengah. Perbaikan layanan diharapkan dapat membantu penyediaan sarana komunikasi untuk media, relawan, dan pihak-pihak yang berada di Posko Bencana.

 

“Saat ini aktivitas kita masih terkonsentrasi di dua sentral yakni Sentral Masomba dan Palu Barat, kemudian dua Posko Utama, dan lokasi bandara. Hal ini dikarenakan kondisi listrik yang masih padam dan keterbatasan bahan bakar solar,” ungkap Baginda P.S, Senior Manager Sulampua Area Lintasarta.

 

Gempa berkekuatan 7.4 Skala Richter (SR) mengguncang Kota Palu dan Kabupaten Donggala, pada Jumat (28/9) dan disusul gelombang pasang setinggi 2-6 meter dengan kecepatan 200-400 km/jam. Pusat gempa berada berkedalaman 10 kilometer tersebut, berjarak 27 kilometer dari Donggala, Sulawesi Tengah.

Lintasarta

Lintasarta