Pemerintah Tawarkan 79 Proyek pada Investor di Forum IMF-World Bank

Penulis: Desy Setyowati

Editor: Pingit Aria

Rabu 10/10/2018, 08.45 WIB

Nilai investasi dari seluruh proyek tersebut mencapai US$ 42 miliar atau sekitar Rp 630 triliun.

infrastruktur
Arief Kamaludin|KATADATA

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno menyatakan, ada 79 proyek infrastruktur yang ditawarkan kepada investor yang hadir di Sidang Tahunan Dana Moneter Internasional (IMF)-Bank Dunia. Proyek tersebut dikelola oleh 21 perusahaan berpelat merah.

Rini menyebutkan, nilai investasi dari seluruh proyek tersebut mencapai US$ 42 miliar atau sekitar Rp 630 triliun. Sebanyak 21 proyek di antaranya bernilai US$ 13,8 miliar atau Rp 207 triliun , bakal disepakati pada Kamis (11/10) nanti. “Semoga lancar,” kata dia di Hotel Conrad, Bali, Selasa (9/10).

Lewat beberapa pertemuan di sela-sela sidang tahunan ini, pemerintah mendorong adanya diskusi dengan investor terkait pembiayaan infrastruktur ini. Tujuannya, supaya hal-hal yang menghambat atau membuat investor ragu untuk berinvestasi bisa didiskusikan dan diatasi. “Seringkali kalau green field (proyek baru) itu investor tidak terlalu tertarik. Mereka selalu sedikit khawatir,” kata dia.

Adapun investor yang menyatakan berminat adalah perusahaan minyak bumi, gas alam, dan bensin milik negara asal Taiwan, CPC Corporation untuk proyek Petrokimia bersama dengan PT Pertamina, senilai US$ 6,5 miliar atau sekitar Rp 97,5 triliun. Mereka bakal menandatangani perjanjian kerja sama pada Kamis (11/10) esok.

(Baca juga: Mandiri Sekuritas akan Terbitkan Dana Investasi Infrastruktur)

Di lain kesempatan, Deputi Direktur Departemen Pengembangan Pasar Keuangan Bank Indonesia, Agustina Dharmayanti menyampaikan, ada sesi khusus antara pemerintah ataupun BUMN bertemu dengan calon investor guna membahas peluang investasi di bidang infrastruktur.

“Kami membuka sesi one on one meeting bagi para investor yang berminat untuk investasi di berbagai sektor infrastruktur di Indonesia. Kami sejak awal mengundang para investor, strategic investor, atau financial investor, datang dalam event ini," katanya.

Ia menyampaikan, 21 proyek yang bakal disepakat Kamis (11/10) di antaranya technology maintenance mesin pesawat antara investor asal Prancis, Air France-KLM dengan PT GMF AeroAsia Tbk; distrik wisata di Mandalika, antara PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau Indonesia Tourism Development Coporation (ITDC), Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB), Indonesia Eximbank, lalu PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (Wika) dan Menjangan Group; infrastruktur bandara dengan PT Angkasa Pura II di Sumatera Utara; serta, pabrik amunisi di Malang antara PT Pindad dengan investornya Waterbury Farrel.

(Baca juga: Kembangkan Mandalika, EBD Paragon Investasi Rp 1,6 Triliun)

Kemudian PT Aneka Tambang (Antam) juga akan menandatangani perjanjian kerja sama dengan investornya Ocean Energy Nikel Indonesia terkait proyeknya di Halmahera Timur; proyek smelter grade alumina refinery oleh Alumnium Corporation of China Limited; proyek antara PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) dengan MIT Energy Initiative dan Massachusetts Institute of Technology; serta, PT Industri Kereta Api  (Inka) terkait proyek joint investment and technology collaboration untuk lokomotif.

Selain itu, akan disepakati pula kerja sama terkait proyek yang dikelola PT Jasa Marga; proyek dari PT Pertamina; kerja sama antara PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) dengan investor asal Jerman, AMW terkait geotermal powerplant di Nusa Tenggara Timur (NTT); jalan tol di Sumatera oleh beberapa perbankan; serta, PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) dengan Maybank terkait lindung nilai (hedging) berbasis syariah pertama di Indonesia.

Reporter: Desy Setyowati

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha